BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes kembali mencatat prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut, daerah ini berhasil mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen dan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga standar tata kelola yang transparan, akuntabel, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
Opini WTP tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diserahkan langsung oleh perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah. Penyerahan berlangsung di Gedung BPK Perwakilan Jateng, Semarang, pada Kamis (11/6/2026), dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja.
Dalam kesempatan itu, Wurja didampingi oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Edy Kusmartono serta Inspektur Kabupaten Brebes Apriyanto Sudarmoko. Kehadiran mereka menggambarkan sinergi yang solid antarperangkat daerah dalam memastikan pengelolaan keuangan berjalan tertib dan sesuai aturan.
Wakil Bupati Wurja menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pemerintahan. Menurutnya, capaian ini bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen yang terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Alhamdulillah, opini WTP yang kembali kami raih ini adalah hasil kerja bersama. Ini menjadi motivasi agar kami terus memperbaiki diri, menjaga transparansi, dan memastikan setiap rupiah anggaran dikelola dengan sebaik-baiknya demi pelayanan terbaik bagi warga Brebes,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif semata. Lebih dari itu, predikat ini menjadi cerminan nyata bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab mengelola keuangan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“Keuangan yang dikelola dengan baik adalah fondasi utama pembangunan. Setiap dana yang digunakan harus benar-benar memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Wurja menambahkan, pihaknya tidak akan berpuas diri. Berbagai langkah strategis akan terus ditempuh, antara lain memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kualitas laporan keuangan, serta segera menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan BPK.
Mempertahankan opini WTP selama tujuh tahun berturut-turut, menurutnya, juga menunjukkan terbentuknya budaya kerja yang profesional, jujur, dan berintegritas di lingkungan birokrasi Brebes. Hal ini sekaligus menjadi indikator bahwa penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Dengan raihan ini, Pemerintah Kabupaten Brebes berharap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin menguat. Prestasi ini juga menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur untuk terus menjaga akuntabilitas, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan mewujudkan visi Brebes Beres melalui pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada rakyat.














