Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Luncurkan Gema Pajak, Pemkab Brebes Perkuat PAD untuk Percepat Pembangunan dan Pelayanan Publik

IMG 20260630 WA0002
Perkuat PAD , Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma luncurkan program Gema Pajak tahun 2026.(Foto dok hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes resmi meluncurkan Gerakan Masyarakat Taat Pajak (Gema Pajak) Brebes. Gerakan ini menjadi upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, sekaligus wujud kolaborasi lintas sektor untuk membangun budaya taat pajak menuju kemandirian fiskal daerah.

Peluncuran digelar bersamaan dengan kegiatan rutin Rabu Beres serta penganugerahan apresiasi bagi wajib pajak daerah periode Februari hingga Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Brebes, pada Senin (29/6/2026).

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyatakan momen ini menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan serta memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah mewujudkan kemandirian fiskal. Ia menegaskan setiap kebijakan dan program harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Inilah wujud kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan warga. Mulai dari layanan dasar, kesehatan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga digitalisasi pelayanan, semuanya harus berjalan selaras, cepat, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, Paramitha menekankan percepatan pelaksanaan kegiatan menjadi prioritas utama. Seluruh perangkat daerah diminta bekerja lebih fokus, responsif, serta menjaga kualitas pelaksanaan program melalui koordinasi dan pengawasan yang konsisten agar target pembangunan tercapai.

BACA JUGA:  Guna Menyongsong Bonus Demografi, Bupati Brebes Launching SMKN 1 Tonjong Sebagai SSK

Ia juga mengingatkan bahwa pajak daerah merupakan sumber pembiayaan utama pembangunan. “Dari pajak, kita bangun jalan, perbaiki layanan kesehatan, tingkatkan mutu pendidikan, dan hadirkan pelayanan publik yang lebih baik,” tegasnya.

Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada desa dan kelurahan yang telah melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebelum jatuh tempo, wajib pajak yang patuh, pelaku usaha yang menggunakan sistem tapping box, serta para notaris yang mendukung peningkatan penerimaan daerah. Menurutnya, kontribusi tersebut mencerminkan semangat gotong royong membangun Brebes.

“Mari perkuat kolaborasi dan bangun kepercayaan publik lewat pelayanan yang transparan dan akuntabel. Kesadaran membayar pajak adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Brebes Anna Dwi Rahayuning Rizky menjelaskan, kegiatan Rabu Beres adalah strategi rutin untuk mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Melalui forum ini, pemerintah memantau realisasi keuangan dan fisik program, mengevaluasi capaian sembilan program unggulan, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan langkah percepatan.

“Evaluasi dilakukan secara terstruktur agar permasalahan segera ditemukan dan diselesaikan bersama,” jelas Anna.

BACA JUGA:  Abu Razak Wafat, Fraksi PA DPRK Aceh Timur Ucapkan Belasungkawa

Ia menambahkan, peluncuran Gema Pajak Brebes adalah langkah strategis menumbuhkan kesadaran masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan. Gerakan ini diharapkan memperkuat PAD sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Untuk memudahkan pelayanan, Bapenda juga terus mengembangkan Sistem Pengelolaan Pajak Daerah (SIPAKDE). “Sistem ini membuat layanan lebih cepat, akurat, mudah diakses, dan terdokumentasi elektronik. Selain memudahkan wajib pajak, kami juga bisa memantau potensi serta pengambilan keputusan berbasis data,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diisi dengan deklarasi komitmen bersama Gema Pajak, pengukuhan kader pajak, serta penyerahan penghargaan kepada desa, pelaku usaha, BUMN, BUMD, dan notaris yang menunjukkan kepatuhan tinggi.

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta ini menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri Brebes Muhammad Indra Muda Nasution sebagai narasumber. Turut hadir Wakil Bupati Brebes Wurja, Sekretaris Daerah Tahroni, jajaran kepala perangkat daerah, camat, perwakilan desa, unsur Samsat, PT Jasa Raharja, Bank Jateng, serta para pelaku usaha dan notaris.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *