BANDA ACEH – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa berhasil meraih Penghargaan Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) tingkat nasional dari Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan nilai 89.
Torehan prestasi JDIH dengan Kategori AA yang diraih Kota Langsa ini sangat membanggakan karena sebagai daerah yang terbaik di Aceh dalam rangkaian Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026.
Adapun penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyahrin ST dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh, Meurah Budiman di Banda Aceh, Rabu (19/08/2026).
Setelah menerima penghargaan, Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Hukum Aceh, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bagian Hukum Setdakot Langsa, serta Tim JDIH Kota Langsa atas dukungan dan kerja keras yang telah dilakukan.
“Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum Pemko Langsa,” ucap Muhammad Haikal.
Selanjutnya Haikal mengatakan, bahwa nilai JDIH Kota Langsa yang sebelumnya 56 pada tahun 2024 meningkat menjadi 89 pada tahun 2025, atau bertambah 33 poin, hingga berhasil masuk dalam kategori AA.
Menurutnya, peningkatan ini menjadi gambaran bahwa pembenahan pengelolaan JDIH yang dilakukan selama ini mulai memberikan hasil nyata. Karena itu, Haikal mengajak seluruh jajaran untuk menjaga semangat dan kekompakan dalam mempertahankan capaian tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Hukum Aceh dan seluruh OPD yang telah memberikan dukungan. Terima kasih juga kepada Tim Bagian Hukum Setdakot Langsa dan JDIH Kota Langsa yang telah bekerja maksimal. Kenaikan 33 poin ini adalah hasil kerjasama yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Haikal menyebutkan, JDIH memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat memperoleh produk dan informasi hukum secara cepat, tepat, mudah, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita ingin JDIH Kota Langsa kedepannya semakin mudah diakses dan mampu memberi informasi hukum yang dibutuhkan masyarakat secara cepat dan transparan. Kategori AA ini harus menjadi pemacu untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,” terang Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal.
Terpisah, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra sangat menyambut baik capaian JDIH tingkat nasional terbaik di Aceh dengan penuh apresiasi dan menegaskan, bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi merupakan hasil dari proses perbaikan yang dilakukan secara konsisten oleh jajaran Pemko Langsa.
“Penghargaan ini bukan sekadar yang diterima hari ini, tetapi sebuah pengakuan atas proses dan kerja keras yang sudah dilakukan. Kita patut bangga atas semangat jajaran yang terus berbenah. Terima kasih untuk semua yang berada di balik capaian ini, khususnya Tim Bagian Hukum dan JDIH Kota Langsa,” kata Wali Kota Langsa.
Ia juga mengatakan, bahwa keberhasilan tersebut tidak lahir dari kerja satu orang maupun satu perangkat daerah, tetapi merupakan buah dari kolaborasi dan komitmen bersama dalam memastikan dokumentasi serta informasi hukum dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kenaikan 33 poin hingga meraih predikat AA menjadi bukti bahwa kerja yang konsisten, kolaborasi, dan semangat untuk terus berbenah mampu menghasilkan perubahan nyata bagi Kota Langsa,” tegas Jeffry Sentana.
Pemerintah Kota Langsa berkomitmen mempertahankan capaian tersebut sekaligus terus memperkuat pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.














