Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Akibat Gas Bocor, Warung Potong Ayam di Pasar Hewan Langsa Terbakar

IMG 20260925 090034
Petugas Damkar BPBD Kota Langsa bersama warga sekitar saat memadamkan api dilokasi warung potong ayam pasar hewan Langsa. (Foto:hariandaerah.com/Dok.Ist).

KOTA LANGSA – Sebuah warung tempat pemotongan ayam dikawasan jalan rel Gampong Jawa Muka II, Kecamatan Langsa Kota dikabarkan terbakar sekitar pukul 06.50 WIB, Jum’at (25/09/2026) pagi.

Kebakaran yang diduga akibat bocornya tabung gas tersebut langsung membuat geger warga sekitar karena lokasinya berdekatan dengan rumah warga dan juga ruko warga lainnya.

Warga yang panik langsung mencoba memadamkan api sebisanya dan juga melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Langsa.

Kepala BPBD Kota Langsa, dr. M. Yusuf Akbar MKM melalui Kabid Darurat dan Logistik (Darlok) Hady Wijaya SSTP MSP menyampaikan, bahwa pihaknya mendapat laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 06.55 WIB.

BACA JUGA:  Percepat Pembersihan Krueng Langsa dari Tumpukan Kayu, Pemko Langsa Kerahkan Dua Excavator

Kemudian tim Damkar BPBD langsung bergerak cepat ke lokasi dengan mengerahkan 2 unit mobil pemadam dan 1 unit tangki suplai air.

“Informasi awal yang kami terima, api berasal dari kebocoran tabung gas di tempat usaha potong ayam milik Rudi (40) yang kemudian menyambar kabel listrik di atasnya,” terang Hady kepada hariandaerah.com.

Selanjutnya dikatakan, bahwa pemadaman tidak berlangsung lama. Berkat bantuan personel TNI dan Polri serta warga sekitar, personel Damkar berhasil menjinakkan api dan melakukan pendinginan dalam waktu sekitar 30 menit.

“Alhamdulillah, pada pukul 07:20 WIB api berhasil dipadamkan. Situasi sudah kondusif dan aman,” kata Hady.

Kabid Darlok BPBD Kota Langsa ini menyebutkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dan tidak ada warga yang mengungsi.

BACA JUGA:  12 Ton Sampah Dikumpulkan DLH Kota Langsa Usai Perayaan HUT RI Ke-80

“Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, karena sebahagian bangunan warung potong ayam hangus terbakar,” jelasnya.

Untuk itu, BPBD Kota Langsa menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pedagang yang menggunakan kompor gas agar dapat lebih waspada.

“BPBD Kota Langsa juga menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Langsa terus bergerak cepat dalam penanganan darurat demi keselamatan masyarakat,” tandas Hadi Wijaya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *