JAKARTA – Seorang Driver Ojek Online (Ojol) di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, dilaporkan tewas karena terjepit pintu otomatis pabrik , Minggu, (14/5/2023).
Kapolsek Cengkareng, Kompol Hasoloan Situmorang mengatakan, bahwa polisi menerima laporan adanya seseorang dalam kondisi luka berat, yang merupakan seorang driver ojol.
“Polsek Cengkareng menerima laporan adanya seseorang dalam kondisi luka berat. (korban) Ojek online,” kata Kapolsek
Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan, korban dilaporkan mengalami luka berat di bagian kepala setelah terjepit pintu otomatis pabrik, namun polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.
“(Kondisi) Terjepit pintu pabrik. Korban yang meninggal dunia masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Meskipun penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan, polisi sudah melakukan olah TKP terkait kasus tersebut. Beberapa saksi juga sudah diperiksa terkait kejadian tersebut.
“Beberapa saksi sudah kami bawa ke Polsek Cengkareng untuk diambil keterangan lebih lanjut,” pungkas Hasoloan.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dan polisi belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang penyebab pasti kematian korban. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa risiko dan bahaya yang dihadapi oleh para driver ojol dapat sangat tinggi.
Driver ojol merupakan salah satu profesi yang banyak diminati di Indonesia. Namun, kegiatan ini juga menghadirkan risiko yang cukup besar, seperti kecelakaan lalu lintas dan tindakan kriminal. Selain itu, sebagian besar driver ojol tidak memiliki asuransi kesehatan atau perlindungan kerja yang memadai.
Kematian driver ojol di Cengkareng adalah sebuah tragedi dan mengingatkan kita tentang risiko yang dihadapi oleh para driver ojol, hal ini menunjukkan pentingnya upaya untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan para driver ojol, sehingga profesi ini dapat menjadi pilihan yang lebih aman dan stabil bagi masyarakat Indonesia.














