Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Bumiayu dan Sirampog Diterjang Banjir Bandang, Pemkab Brebes Bergerak Cepat Bantu Korban

IMG 20251109 WA0022
Wakil Bupati Brebes Wurja.SE (kanan) dan Sekda Brebes Dr.Tahroni ( kiri) saat membersihkan rumah warga Pasca banjir (Foto: hariandaerah.com/Putra Zambase).

BREBES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda dua wilayah di selatan Brebes, yakni Kecamatan Sirampog dan Kecamatan Bumiayu, pada Sabtu (8/11/2025) sore. Banjir tersebut menyebabkan lebih dari 1.000 jiwa terdampak dan menelan tiga korban jiwa.

Wakil Bupati Brebes, Wurja, S.E., bersama Sekretaris Daerah Brebes, Dr. Tahroni, dan anggota DPRD Brebes Fraksi Gerindra, H. Nurendro, meninjau langsung lokasi terdampak paling parah di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, pada Minggu (9/11/2025).

“Pasca banjir di Bumiayu, hari ini kami bersama masyarakat bergotong royong membersihkan sisa lumpur di rumah warga dan fasilitas umum,” ujar Wabup Wurja di sela kegiatan peninjauan.

Sedikitnya 400 rumah warga di RW 1 hingga RW 6 Desa Kalierang terendam lumpur tebal akibat luapan sungai yang membawa material tanah. Wabup memastikan bahwa Pemkab Brebes telah menyiapkan langkah cepat untuk membantu warga terdampak.

“Kami memastikan penanganan cepat bagi warga, termasuk penyediaan kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, serta alat pembersih,” tambahnya.

Proses pembersihan rumah warga masih menghadapi kendala akibat ketebalan lumpur, sehingga memerlukan bantuan alat semprot air bertekanan tinggi dan peralatan berat agar proses pembersihan bisa lebih cepat.

Selain permukiman, banjir juga merusak infrastruktur desa, termasuk jembatan penghubung di Dukuh Pagenjahan yang jebol serta talud sepanjang lebih dari 100 meter di tepi sungai yang rusak akibat terjangan arus deras.

Banjir juga melanda wilayah Kecamatan Sirampog. Hujan deras di kawasan tersebut menyebabkan tiga hektar lahan pertanian di Dukuh Mlengseng, Desa Kaliloka, mengalami kerusakan parah.

Tragisnya, bencana kali ini menelan tiga korban jiwa. Satu warga Desa Kalierang, Bumiayu, meninggal dunia, sementara dua warga Kecamatan Sirampog dilaporkan tewas terseret arus banjir.

Pemkab Brebes melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan logistik ke lokasi terdampak serta mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

“Kami berupaya agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi dan proses rehabilitasi dapat berjalan secepat mungkin,” ujar Dr. Tahroni, memastikan komitmen Pemkab Brebes dalam penanganan pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *