Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Cegahan Penyakit Ginjal, Dinkes Aceh: Hindari Faktor Ini

dinkes
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, MKM. (Foto: hariandaerah.com/Herlin/Imam).

BANDA ACEH – Ginjal merupakan organ terpenting manusia yang berfungsi menyaring zat berbahaya. Sayangnya, ada banyak faktor yang bisa mengganggu dan menurunkan kinerjanya. Kondisi ini bisa berujung pada kerusakan ginjal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr. Hanif melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, MKM. Selasa (4/4/2023).

Lebih lanjut Iman Murahman mengatakan, berdasarkan data yang dirilis World Health Organization (WHO), ada 1,7 juta orang di seluruh dunia yang meninggal duni akibat penyakit ginjal tiap tahunnya. Melihat tingkat prevalensi yang masih tinggi, ada baiknya juga mulai memerhatikan kesehatan ginjal.

“Penyakit ginjal ini mengacu pada semua kondisi yang mengganggu fungsi dan kinerja ginjal. Baik itu yang ringan hingga yang terparah dengan risiko kematian,” kata Iman Murahman saat di konfirmasi hariandaerah.com diruang kerjanya.

Iman Murahman menjelaskan, saat gangguan ginjal terjadi, organ tersebut tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Akibatnya, racun dan zat berbahaya di dalam tubuh menjadi sulit dibersihkan.

“Gangguan ginjal bisa terjadi pada satu atau seluruh bagian dari organ tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Peringati WRD 2023, Disnak Aceh Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Kemudian, untuk penyebab dari penyakit ginjal ini sangat beragam, tidak terpaku pada satu faktor saja. Hal-hal yang bisa memicu gangguan pada organ ini di antaranya, gaya hidup tak sehat, tekanan darah tinggi, kurang minum, sering menahan buang air kecil, merokok, kadar gula tinggi dan terlalu banyak asupan garam.

“Selain itu, penyakit ginjal juga bisa disebabkan oleh komplikasi gangguan kesehatan lain, seperti diabetes, lupus, dan infeksi bakteri,” jelasnya.

Sementara itu, untuk gejala penyakit ginjal ini, kata Iman Murahman, biasanya muncul secara bertahap, dari ringan hingga berat. Oleh karena itu, sangat penting untuk memerhatikan setiap tanda yang terasa dan terlihat pada tubuh.

“Adapun gejala penyakit ginjal ini menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit,  Dinas kesehatan Aceh yakni, mudah leleh , sulit tidur, kulit kering dan gatal. darah di urine, bengkak di kaki dan sering kram,” ucapnya.

Sementara untuk penyakit ginjal memiliki banyak jenis, mulai dari yang ringan hingga tahapan yang bisa mengancam nyawa. Gejala dan penyebabnya juga berbeda-beda. Diantaranya, batu ginjal, penyakit ginjal kronis, glomerulonephritis, penyakit ginjal polikistik dan infeksi ginjal.

BACA JUGA:  Kala Sakit Datang Tanpa Diduga, JKN Hadir Sebagai Pelindung

Kemudian lanjut, Iman, sebelum memberikan pengobatan, dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mengetahui jenis dari penyakit ginjal yang diderita. Pemeriksaan itu meliputi: tes urine, tes darah, ct scan, dan biopsi ginjal.

“Setelah mengetahui jenis penyakit ginjal melalui pemeriksaan, dokter akan memberikan obat-obatan. Selain untuk meringankan gejala, obat-obatan ini juga berfungsi menghilangkan faktor pemicunya penyakit ginjal tersebut,”  tuturnya.

Pada umumnya, gejala dari penyakit ginjal muncul secara bertahap. Ini membuat banyak orang tak sadar akan tanda-tanda itu, hingga akhirnya memasuki tahapan yang lebih parah. Gagal ginjal adalah kondisi paling kronis, bisa menyebabkan kematian.

Lebih lanjut, kata Iman, sangat penting melakukan pencegahan untuk meminimalkan terjadinya gangguan organ ginjal. Yang perlu dilakukan hanya menjaga ginjal agar tetap sehat, dengan beberapa cara.

“Terutama jaga tekanan darah, pantau kadar gula darah, perhatikan asupan cairan, hindari rokok dan tetep kontrol berat badan,” pungkasnya.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *