PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menghadapi tantangan fiskal yang tidak ringan pada 2026. Dana transfer daerah tercatat berkurang hingga Rp 184 miliar. Meski demikian, komitmen untuk melanjutkan pembangunan dan mewujudkan visi Pringsewu Makmur tetap digelorakan.
Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, mengungkapkan pengurangan anggaran tersebut berdampak langsung pada sejumlah program pembangunan di Bumi Jejama Secancanan, terutama infrastruktur jalan.
“Pada 2025 lalu kita juga mengalami efisiensi anggaran. Jadi untuk pembangunan jalan, kami mohon masyarakat bersabar,” ujar Riyanto saat menghadiri Safari Ramadan dan Ngopi Serasi di Masjid Nurul Falah, Pekon Pujodadi, Kecamatan Pardasuka, Selasa (3/3/2026).
Efisiensi Berbuah Pembangunan
Di tengah keterbatasan, Pemkab Pringsewu tetap mencatat capaian. Pada tahun pertama kepemimpinannya, hasil efisiensi anggaran mampu merealisasikan pembangunan empat ruas jalan kabupaten.
Tak hanya itu, melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat, Pringsewu memperoleh pembangunan jalan sepanjang 13,6 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Banyumas hingga Kecamatan Pagelaran Utara dengan nilai anggaran sekitar Rp 50 miliar.
Menurut Riyanto, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi pusat dan daerah tetap mampu menghadirkan pembangunan yang dirasakan langsung masyarakat.
“Ini patut kita syukuri bersama,” tegasnya.
Aspirasi Warga Jadi Prioritas
Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat Pekon Pujodadi. Ia menilai, kekuatan sosial tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui forum Safari Ramadan dan Ngopi Serasi (Ngobrol Bareng Bupati Serap Aspirasi), Pemkab membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan.
“Tentu saja segala sesuatunya mohon dimaklumi karena keterbatasan. Apalagi kami baru setahun menjabat, masih banyak perencanaan yang belum terlaksana. Namun kami akan berupaya semaksimal mungkin mewujudkan Pringsewu Makmur,” ujar Umi Laila.
Hadirkan Sinergi dan Bantuan Sosial
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Pringsewu Ny. Rahayu Riyanto, Ketua MUI KH Hambali, Ketua BAZNAS Ust. Untung Suhendro, Sekda M. Andi Purwanto, jajaran DPRD dan Forkopimda, unsur kecamatan dan pekon, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu juga diserahkan sejumlah bantuan dari pemerintah daerah dan Badan Amil Zakat Nasional kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah tekanan anggaran, Pemkab Pringsewu menegaskan bahwa pembangunan tetap berjalan secara bertahap dan terukur, dengan mengedepankan skala prioritas serta kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat. ( HERU)








