Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

DLH Pringsewu Klarifikasi dan Mohon Maaf Terkait Tumpukan Sampah di Gadingrejo

IMG 20250420 WA0004
Armada pengangkut sampah milik DLH saat sedang perbaikan di bengkel. (Ist)

PRINGSEWU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pringsewu menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait keterlambatan penanganan sampah di kawasan belakang Pasar Gadingrejo, tepatnya di depan Gereja Katolik St. Yustinus Martir, yang sempat dikeluhkan oleh warga sekitar. Tumpukan sampah di lokasi tersebut menimbulkan bau menyengat dan mengganggu kenyamanan masyarakat selama lebih dari dua pekan terakhir.

Kepala DLH Pringsewu, Akhmad Fadoli, mengakui adanya keterlambatan dalam pengangkutan sampah dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat, khususnya kepada jemaat Gereja Katolik St. Yustinus Martir.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Keterlambatan ini terjadi karena armada pengangkut sampah kami mengalami kerusakan pada bagian as, sehingga harus masuk bengkel dan tidak bisa beroperasi selama sekitar dua minggu terakhir,” jelas Fadoli dalam keterangannya, Minggu (20/4/2025).

BACA JUGA:  Peringati WRD 2023, Disnak Aceh Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Ia juga mengungkapkan bahwa volume sampah di kawasan tersebut memang cukup tinggi, karena tidak hanya berasal dari pasar, tetapi juga dari masyarakat sekitar yang kerap membuang sampah di titik tersebut.

“Kami menyadari posisi tumpukan sampah ini sangat tidak ideal, apalagi berada tepat di depan tempat ibadah. Oleh karena itu, kami sedang mencari solusi jangka panjang, termasuk opsi untuk memindahkan titik penumpukan agar tidak mengganggu aktivitas keagamaan maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Fadoli menyampaikan bahwa pihaknya telah mulai membersihkan lokasi sejak tiga hari terakhir, meskipun prosesnya berjalan lambat karena keterbatasan tenaga kerja.

“Saat ini hanya ada satu petugas yang menangani pengangkutan di lokasi tersebut. Ini tentu menjadi tantangan tersendiri, terutama saat volume sampah meningkat drastis,” tambahnya.

BACA JUGA:  Atasi Stunting, Dankorbrimob Bersinergi Dengan Kemenkes Dan BKKBN

DLH Pringsewu memastikan bahwa saat ini armada pengangkut sampah sudah kembali beroperasi normal, dan akan melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan respons dan pelayanan kebersihan, terutama di kawasan padat seperti pasar dan pemukiman. Ke depan, keterlambatan semacam ini akan kami antisipasi dengan lebih baik,” tegas Fadoli.

Sebagai penutup, DLH secara khusus menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Gereja Katolik St. Yustinus Martir atas gangguan yang terjadi, serta berterima kasih atas kesabaran dan pengertian dari masyarakat Gadingrejo. ( Davit )

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *