Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dukung Program Nakes Door to Door, Forkopimcam Ketanggungan Kompak Wujudkan Desa Sehat

IMG 20260506 WA0063
Forkopimcam Ketanggungan gelar Rakor Linsek Bidang Kesehatan, wilayah kerja Puskesmas Cikeusal Kidul pada Rabu 06/05/2026.(Foto hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Semangat gotong royong demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera kembali digelorakan di Kecamatan Ketanggungan. Hal ini terlihat jelas dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Rakor Linsek) Bidang Kesehatan wilayah kerja Puskesmas Cikeusal Kidul yang berlangsung sukses dan penuh komitmen tinggi, Rabu (06/05/2026). Bertempat di Aula Puskesmas setempat, kegiatan berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa penanganan kesehatan bukan lagi tanggung jawab dinas terkait saja, melainkan urusan seluruh elemen bangsa mulai dari kecamatan hingga desa.

Forum strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan pemangku kepentingan. Di antaranya Camat Ketanggungan, Nuruddin, S.H; Danramil 15/Ketanggungan, Mayor Inf Sutarno; Kapolsek Ketanggungan, Iptu Rofik Hidayat; Kepala KUA Kecamatan Ketanggungan, Khafid, S.Ag; Koordinator PLKB Kecamatan Ketanggungan, Rokhman; serta seluruh Kepala Desa se-wilayah kerja Puskesmas Cikeusal Kidul.

Dalam arahannya, Camat Ketanggungan, Nuruddin, menegaskan bahwa keberhasilan program unggulan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma yakni Nakes Door to Door sangat bergantung pada kekompakan lintas sektor. Menurutnya, data lengkap yang telah dipetakan Puskesmas terkait berbagai masalah kesehatan —mulai angka stunting, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), target wilayah bebas buang air besar sembarangan (ODF), hingga cakupan imunisasi—harus menjadi dasar utama penyusunan kebijakan dan langkah nyata di tujuh desa binaan.

Kepada para Kepala Desa yang hadir, Camat memberikan tiga arahan strategis yang wajib dilaksanakan. Pertama, penganggaran Dana Desa untuk kesehatan harus diprioritaskan, guna mendukung operasional Posyandu, penyediaan makanan tambahan, insentif kader, hingga pembangunan fasilitas sanitasi layak. Kedua, para kepala desa diminta menjadi penggerak utama di wilayahnya, mengajak elemen masyarakat seperti PKK dan Karang Taruna peduli terhadap kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat. Ketiga, melakukan pemantauan data secara berkala setiap bulan, khususnya terkait kondisi ibu hamil, balita gizi kurang, dan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), agar intervensi dapat dilakukan sedini mungkin.

BACA JUGA:  Kecamatan Kosambi Bahu Membahu: Gelorakan Gotong Royong di World Clean Up Day!

“Rakor ini jangan hanya jadi ajang berkumpul dan berfoto. Saya minta hari ini kita sepakati tiga hal: siapa berbuat apa, kapan targetnya, dan bagaimana cara mengevaluasinya. Hasil kerja nyata harus dilaporkan ke kami setiap bulan. InsyaAllah dengan kerja sama solid, wilayah Cikeusal Kidul bisa menjadi percontohan desa sehat dan berprestasi di Kabupaten Brebes,” tegas Nuruddin.

Sementara itu, Kapolsek Ketanggungan, Iptu Rofik Hidayat, menegaskan komitmen pihak kepolisian untuk bersinergi penuh. Ia menekankan bahwa kesehatan masyarakat adalah cerminan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Warga yang sehat dan lingkungan bersih menjadi indikator utama wilayah yang aman, damai, dan jauh dari gangguan.

Pihaknya berjanji mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas turun langsung ke lapangan, mendampingi tenaga kesehatan melakukan pendekatan dari rumah ke rumah. Fokus utamanya meliputi sosialisasi bahaya narkoba, pencegahan stunting, mengajak warga aktif ke Posyandu, hingga pengawasan ketat peredaran pangan dan obat ilegal. Polsek juga bersiap memberikan dukungan keamanan dan mobilisasi logistik jika terjadi kejadian luar biasa atau bencana.

“Kita masih punya pekerjaan rumah besar: kasus DBD saat musim hujan, target ODF belum 100 persen, hingga tingginya angka pernikahan dini. Semua ini berdampak langsung pada kondisi sosial dan keamanan. Mari kita perkuat tiga pilar utama: Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, beriringan dengan bidan desa dan kader kesehatan. Jadikan data kesehatan sebagai peta kerawanan, dan kita selesaikan bersama sebelum terlambat,” ujar Kapolsek.

Senada dengan itu, Danramil 15/Ketanggungan, Mayor Inf Sutarno, menyatakan kesiapan penuh jajarannya mendukung setiap langkah pemerintah di bidang kesehatan, sejalan dengan tugas pokok TNI membantu penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat. Ia menempatkan Babinsa di tiap desa sebagai ujung tombak pendampingan, yang akan aktif membantu pendataan stunting, pemantauan ibu hamil berisiko tinggi, hingga menggerakkan kesadaran warga memiliki fasilitas sanitasi layak.

BACA JUGA:  Respon Keluhan Warga, PUPR Aceh Barat Kerahkan Tim Atasi Lintasan Pasie Sira

“Jika terjadi wabah atau kejadian luar biasa, Koramil siap kerahkan personel bantu penanganan, mulai penyemprotan, distribusi bantuan, hingga evakuasi jika diperlukan. Kami juga dukung ketahanan pangan, karena kesehatan berbanding lurus dengan kecukupan gizi. Ingat, data di Puskesmas adalah milik kita bersama, dan lapangan akan kita kawal bersama hingga tuntas,” tegas Danramil.

Kegiatan ini dinilai berjalan sangat efektif dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Kehadiran lengkap unsur Forkopimcam, lembaga terkait, dan seluruh Kepala Desa menjadi bukti kuat komitmen nyata menangani isu kesehatan secara serius. Materi yang disampaikan Kepala Puskesmas pun sangat komprehensif, telah memetakan masalah utama lengkap data spesifik per nama dan alamat, sehingga langkah intervensi ke depan tepat sasaran dan terukur.

Secara strategis, kekuatan utama program ini terletak pada struktur koordinasi yang lengkap dan menyatu dari kecamatan hingga desa. Dukungan penuh TNI dan Polri menjadi modal besar untuk menggerakkan partisipasi masyarakat serta menjamin keamanan pelaksanaan program. Ditambah ketersediaan data mikro yang rinci dan akurat, sehingga tinggal mengeksekusi rencana kerja yang telah disepakati.

Sinergi ini diharapkan melahirkan hasil kerja nyata, demi mewujudkan masyarakat Kecamatan Ketanggungan yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga sejahtera, mandiri, dan berkualitas di masa depan.

 

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *