Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Forum Literasi Lampung Gelar Gebyar Literasi Nasional, Dorong Percepatan Lampung Sebagai Provinsi Literasi

IMG 20250730 WA0135

LAMPUNG — Forum Literasi Lampung (FLL) menggelar Gebyar Literasi Nasional sebagai upaya memperkuat sinergi berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Provinsi Lampung sebagai Provinsi Literasi. Kegiatan berlangsung di Gedung Nuwa Baca Zainal Abidin Pagar Alam, Bandar Lampung, pada Senin (29/7/2025), dan dihadiri ratusan pegiat literasi dari berbagai daerah di Lampung.

Acara yang bertajuk “Bersinergi, Bergerak Bersama; Mewujudkan Lampung Sebagai Provinsi Literasi, Menuju Lampung Maju” ini menjadi momentum strategis bagi FLL untuk mendorong kesadaran kolektif bahwa literasi merupakan pondasi penting pembangunan sumber daya manusia.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bunda Literasi Provinsi Lampung, Batin Purnama Wulan Sari Mirza, mewakili Gubernur Lampung. Sementara Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Prof. E. Aminudin Aziz, MA, Ph.D., hadir sebagai pembicara kunci.

Ketua Forum Literasi Lampung yang juga Ketua Panitia, Dr. Eni Amaliah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat terhadap makna literasi perlu diperluas. Menurutnya, literasi tidak hanya terbatas pada kegiatan membaca dan menulis, tetapi mencakup aspek berpikir kritis, komunikasi, dan kemampuan menyaring informasi.

BACA JUGA:  Proyek Box Culvert BMBK Provinsi Lampung di Pardasuka Pringsewu Diduga Bermasalah

“Literasi adalah gerakan mengubah pola pikir. Ini bukan sekadar program, melainkan investasi peradaban yang hasilnya akan kita rasakan dalam jangka panjang,” ujar Eni.

Ia menambahkan, keterlibatan semua unsur sangat penting, mulai dari eksekutif, legislatif, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, hingga media massa.

“Kami ingin memperluas keterlibatan publik dalam membangun budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Forum Literasi Lampung menegaskan bahwa acara ini tidak hanya bersifat seremonial. Menurut Eni, hasil rumusan dan rekomendasi dari kegiatan ini akan disampaikan langsung kepada Pemerintah Provinsi Lampung sebagai bahan pertimbangan untuk menyusun kebijakan literasi ke depan.

Salah satu rekomendasi penting adalah dorongan agar Pemprov Lampung bersama DPRD segera menyusun dan mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penguatan Gerakan Literasi Daerah.

“Kami berharap ada regulasi yang kuat agar gerakan literasi tidak bersifat temporer, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang terlindungi secara hukum,” ucapnya.

Anggota DPRD Provinsi Lampung, H. Ade Utami Ibnu, SE, yang hadir sebagai narasumber, menyambut positif langkah FLL. Ia menyatakan kesiapannya untuk mengawal aspirasi tersebut di tingkat legislatif.

BACA JUGA:  Dugaan Garasi Anggaran di Kecamatan Sukoharjo 2024, Rincian Kegiatan Didominasi Honor dan Biaya Rutin Berulang

“DPRD akan menindaklanjuti rekomendasi ini dan mendukung percepatan terbentuknya regulasi literasi daerah. Ini wujud nyata kolaborasi antara masyarakat dan wakil rakyat,” katanya.

Gebyar Literasi Nasional dihadiri sekitar 300 peserta yang terdiri dari praktisi pendidikan, akademisi, relawan literasi, organisasi profesi, serta jajaran dinas perpustakaan dan pendidikan dari 15 kabupaten/kota di Lampung.

Selain Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, turut hadir pula Kepala Balai Bahasa, Ketua AMSI Lampung, Ketua KMBI Lampung, serta perwakilan lima kepala daerah melalui dinas masing-masing. Hadir pula Plt Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung.

Kegiatan ini sekaligus menandai penguatan ekosistem literasi di Lampung yang berbasis kolaborasi lintas sektor.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *