BREBES – Menyambut perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Tani Merdeka Indonesia menyalurkan bantuan hewan kurban kepada para koordinator di 17 kecamatan se-Kabupaten Brebes. Secara keseluruhan, terdapat 41 ekor kambing dan 4 ekor sapi yang diserahkan untuk kemudian dikurbankan dan dibagikan kepada masyarakat luas.
Kegiatan penyaluran dan pemotongan hewan kurban ini dilaksanakan di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Rabu (27/5/2026).
Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Dian Alex Chandra, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selain untuk menjalankan syariat agama, juga sebagai wujud kepedulian agar seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga kurang mampu, dapat turut merasakan kebahagiaan dan berkah perayaan Idul Adha.
“Tahun ini kami bagikan 41 ekor kambing dan 4 ekor sapi kepada 17 koordinator kecamatan Tani Merdeka Indonesia. Tujuannya tentu untuk menjalankan syariat Islam, di mana setiap tanggal 10 Zulhijah umat Muslim diperintahkan berkurban dan membagikannya kepada sesama, serta bentuk kepedulian agar warga yang kurang mampu pun bisa ikut merayakan momen suci ini,” ungkap Alex di sela-sela kegiatan.
Selain sebagai ibadah, Dian Alex Chandra yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Brebes dan merupakan sosok petani ini menilai, momen Idul Adha adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan dan menerapkan semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS ke dalam kehidupan nyata.
“Kita diajarkan meneladani semangat berkorban Nabi Ibrahim AS, yang rela melaksanakan perintah Allah SWT meski harus memotong putra tercintanya, Nabi Ismail AS. Semangat inilah yang harus kita miliki sebagai warga negara,” tegasnya.
Lebih jauh ia menekankan, nilai pengorbanan tersebut sangat relevan dan penting diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat berkurban sejatinya bermakna mengutamakan kepentingan bersama, kepentingan bangsa dan negara, di atas kepentingan pribadi maupun kelompok golongan semata.
“Dalam bernegara, semangat itu artinya kita harus selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, lebih tinggi daripada kepentingan diri sendiri atau kelompok. Itulah makna kurban yang sesungguhnya di kehidupan nyata,” pungkas Alex.














