Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

JKN Bantu Pengobatan Sadan, Remaja Aceh Utara yang Dirawat Akibat Demam Tifoid

Screenshot 20251221 113217 Office App
Samsidar (45), peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara.hariandaerah.com.(foto. nurmansyah)

ACEH UTARA – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kali ini, manfaat tersebut dirasakan oleh Samsidar (45), peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, saat mendampingi anaknya, Sadan (17), yang menjalani perawatan di RSUD Cut Meutia Aceh Utara akibat menderita tifus atau demam tifoid.(21/12/25)

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang dapat menimbulkan kondisi serius, terutama pada anak dan remaja, sehingga membutuhkan penanganan medis yang tepat dan berkelanjutan. Kondisi inilah yang dialami Sadan hingga akhirnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Samsidar menuturkan, awalnya sang anak mengalami demam tinggi disertai mual dan muntah. Kondisinya semakin melemah sehingga keluarga memutuskan untuk segera membawa Sadan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Cut Meutia Aceh Utara.

“Awalnya anak saya demam, badannya panas, mual, dan muntah-muntah. Saya khawatir karena kondisinya sudah lemas. Akhirnya saya dan suami membawanya ke UGD RSUD Cut Meutia, dan dokter menyarankan agar dilakukan rawat inap,” ujar Samsidar.

BACA JUGA:  Sidak Perdana Wali Kota Langsa, Banyak Kendaraan Dinas Satpol PP Tidak Berfungsi

Menurut Samsidar, keikutsertaan keluarganya dalam Program JKN sangat membantu, terutama dalam hal pembiayaan pengobatan. Ia mengaku ini bukan kali pertama keluarganya memanfaatkan layanan JKN.

“Bagi saya, ikut Program JKN ini sangat penting dan sangat membantu keluarga kami, terutama dari sisi keuangan. Ini juga bukan pertama kalinya kami menggunakan layanan JKN. Alhamdulillah, sepeser pun tidak mengeluarkan biaya karena semuanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” katanya.

Samsidar juga menepis anggapan sebagian masyarakat yang masih ragu terhadap pelayanan bagi peserta JKN. Menurutnya, pelayanan yang diterima selama mendampingi anaknya justru sangat baik dan tidak ada perbedaan dengan pasien umum.

“Masih banyak isu di masyarakat bahwa pasien BPJS Kesehatan tidak dilayani dengan baik. Tapi pengalaman saya justru sebaliknya. Pelayanannya baik, cepat, dan tidak ada perbedaan. Saya percaya dengan Program JKN,” ungkapnya.

BACA JUGA:  GAWAT...!Oknum TNI di Bangka Barat Diduga Aniaya Nelayan

Ia turut mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh RSUD Cut Meutia Aceh Utara, mulai dari tenaga medis hingga kemudahan proses administrasi yang kini semakin praktis.

“Dokter dan petugas kesehatannya ramah, pelayanannya sangat baik, dan semuanya dilayani dengan maksimal. Proses administrasi juga jauh lebih mudah. Sekarang cukup menunjukkan KTP, tidak perlu banyak berkas seperti dulu,” jelas Samsidar.

Di akhir keterangannya, Samsidar berharap Program JKN dapat terus berlanjut dan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“Terima kasih kepada Program JKN yang sudah sangat membantu. Semoga program ini terus ada dan pelayanannya semakin baik untuk masyarakat,” tutupnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *