ACEH BARAT DAYA – Keberadaan kabel listrik yang menjuntai di tengah jalan produksi perkebunan Desa Lhok Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, menimbulkan keresahan di kalangan warga.
Kabel tersebut diketahui merupakan jalur suplai listrik menuju sebuah kandang ayam di sekitar lokasi. Namun, pemasangannya yang tidak sesuai standar keselamatan justru menciptakan potensi bahaya serius.
Jalan yang biasa digunakan oleh petani dan warga untuk aktivitas harian kini menjadi sumber kekhawatiran.
Selain kondisi jalan yang berlumpur dan rawan genangan, kabel yang menggantung rendah dikhawatirkan dapat menyebabkan sengatan listrik atau tersangkut kendaraan.
“Saya lewat sini hampir setiap hari untuk ke kebun. Kami sangat khawatir, apalagi saat hujan. Kabel ini bisa membahayakan siapa saja yang melintas,” ujar Hafni salah seorang warga, Selasa (17/6/2025).
Ironisnya, belum ada upaya nyata dari pihak pemilik kandang maupun aparat desa untuk memperbaiki kondisi ini. Warga mendesak adanya tindakan tegas demi menghindari korban jiwa atau kerugian material di kemudian hari.
Menanggapi laporan tersebut, Manajer Unit Pelaksana Layanan (UPL) PLN Blangpidie, Zafandilla, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti dengan segera.
“Kami akan mengkroscek ke lapangan terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran laporan tersebut dan mengambil langkah yang diperlukan,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Zafandilla menambahkan, jika terbukti pemasangan kabel tersebut dilakukan secara tidak resmi atau membahayakan keselamatan umum, maka pihak PLN tidak akan segan melakukan pemutusan sambungan dan memberikan sanksi sesuai ketentuan.
“Kita akan pastikan dulu ini instalasi masyarakat atau intalasi PLN,” katanya.
Pemasangan instalasi listrik di ruang publik harus memenuhi standar keselamatan dan mendapat izin resmi. Kasus seperti ini, apabila dibiarkan, dapat menjadi preseden buruk bagi praktik-praktik serupa di wilayah lain.
Warga berharap tindakan cepat dilakukan sebelum kondisi bertambah parah. “Kami hanya ingin jalan ini aman untuk dilalui. Jangan tunggu sampai ada korban dulu baru bertindak,” tutup Hafni.














