Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Kecelakaan Maut di Jalur Banda Aceh–Medan: Sopir Hiace Meninggal Usai Tabrakan dengan Truk Tronton

Screenshot 20250727 211732 Instagram
Kecelakaan Maut di jalan nasional Banda Aceh Medan ,Sopir Hiace Meninggal

BIREUEN – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur nasional Banda Aceh–Medan. Sebuah minibus Toyota Hiace bertabrakan dengan truk tronton bermuatan dari arah berlawanan di Desa Seuneubok, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Minggu siang, 27 Juli 2025, sekitar pukul 12.30 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka ringan.

Kasat Lantas Polres Bireuen, Iptu Aditia, menjelaskan bahwa Hiace yang melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan diduga melampaui batas kecepatan dan mencoba mendahului kendaraan lain. Namun, manuver itu justru membawa kendaraan keluar jalur dan bertabrakan langsung dengan truk tronton dari arah berlawanan.

BACA JUGA:  Catut Nama Ketua PAN Minta Uang, Leman Sira: Itu Bohong dan Tidak Benar

“Benturan terjadi di sisi depan kanan minibus. Sopir mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara dua penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan dan telah dipulangkan setelah mendapat perawatan medis,” ujar Aditia.

Unit Gakkum Satlantas Polres Bireuen saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

Aditia mengimbau seluruh pengemudi, khususnya sopir travel, untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Kecepatan bukan segalanya. Hati-hati saat mendahului dan patuhi aturan lalu lintas. Lebih baik terlambat daripada tidak pernah sampai. Ingat, keluarga menunggu di rumah,” pesannya.

BACA JUGA:  PT Pegadaian Meulaboh Jalin Kerja Sama Dengan Kejari Aceh Barat

Jalur nasional Banda Aceh–Medan merupakan rute padat kendaraan antarprovinsi dan antarwilayah, yang dilalui oleh berbagai jenis kendaraan, mulai dari travel hingga truk angkutan barang. Polisi mencatat, kecepatan tinggi dan manuver sembarangan masih menjadi penyebab utama kecelakaan di jalur tersebut.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *