Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kejati DKI Lakukan Pendidikan Hukum di SMPN 182 Jakarta

kejati dki jakarta saat melakukan pendidikan hukum.
Kejati DKI saat melakukan pendidikan hukum di SMPN 182 Jakarta, Senin (19/9/2022).(Harian Daerah/Moh Jumri)

Kabardaerah.com, Jakarta – Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) memberikan penyuluhan hukum kepada puluhan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 182 Jakarta Selatan. JMS Kejati DKI Jakarta dipimpin langsung Koordinator Intelijen Tri Anggoro Mukti, Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta Ade Sofyansah dan Jaksa Fungsional Riris N. Simanjuntak.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum DKI Jakarta dengan tujuan yaitu pengenalan serta pembinaan hukum sejak dini, sehingga anak-anak penerus bangsa tidak terjerumus pada pelanggaran hukum, seperti Narkoba, bullying, tawuran, dan masalah hukum lainnya,”kata Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta Ade Sofyansah., SH dalam keterangan tertulisnya yang diterima Senin (19/09).

Ade Sofyansah menjelaskan Program penyuluhan hukum Jaksa Masuk Sekolah merupakan program pemerintah pusat yang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia dan wilayah hukum lainnya.

BACA JUGA:  Bea Cukai Aceh Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal Senilai Rp 24,6 Miliar

Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ditujukan untuk siswa SD, SMP hingga SMA untuk memperkaya khasanah pengetahuan siswa terhadap hukum dan perundang-undangan serta menciptakan generasi baru taat hukum untuk tujuan KENALI HUKUM JAUHKAN HUKUMAN.

Adapun tema yang diusung dalam kegiatan JMS Kejati DKI Jakarta mengangkat tema Kenakalan Remaja. Acara yang berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab antara siswa siswi kepada narasumber diikuti di 50 siswa siswi perwakilan SMP Negeri 182 Jakarta.

BACA JUGA:  Kejati DKI Terbaik Dalam Evaluasi Kinerja dan Anggaran

Sementara itu, Kepala SMPN 182 Jakarta, Satimin memberikan apresiasi kepada Kejati DKI Jakarta yang telah memberikan pemahaman hukum kepada para siswa dan siswi di SMPN 182 Jakarta kata Satimin, atas kegiatan JMS ini tentu para siswa dapat menambah pengetahuan di bidang hukum.

“Saya berharap kegiatan penyuluhan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar mendidik dan membina generasi muda sejak dini,” tutup Satimin. (Red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *