Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kuala Makmur Terendam Banjir, Pemdes Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Banjir
Kondisi Banjir di Desa Kuala Makmur, Senin (2/10/2023). (Foto: hariandaerah.com/ Herlin).

SIMEULUE – Akibat curah hujan yang begitu tinggi menyebabkan Desa Kuala Makmur kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue terendam banjir sejak dini hari hingga sekarang.

Hal tersebut disampaikan, Sekretaris Desa (Sekdes) Kuala Makmur, Riswansah kepada hariandaerah.com. Senin (2/10/2023).

Riswansah mengatakan, musibah banjir kali ini merupakan yang terbesar dari sebelumnya, untuk yang paling terparah terdampak yakni dusun Blang Makmur dengan ketinggian sampai pinggang orang dewasa, dusun Kuala Umo, Indah Jaya dan dusun Sibao.

“Alhamdulillah saat ini keadaan masyarakat dalam keadaan baik, saat ini air sudah mulai surut di bandingkan jam 03:00 wib pagi tadi,” kata Riswansah.

BACA JUGA:  Polda Aceh Pastikan Pengamanan Pilkada Serentak 2024 di Bener Meriah Berjalan Lancar
Banjir
Rumah Warga di Desa Kuala Makmur Terendam Banjir, Senin (2/10/2023). (Foto: hariandaerah.com/Herlin).

Dalam kesempatan tersebut, Riswansah menyampaikan, Pemerintah Desa (Pemdes) Kuala Makmur sedang mengusahakan makanan untuk sarapan bagi Masyarakat setempat.

“Untuk saat ini Kami dari Pemdes Kuala Makmur tengah mengusahakan makanan untuk semua masyarakat yang terdampak banjir dan Kami usahakan secepatnya disalurkan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kemudian, Riswansah menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dikarenakan kondisi cuaca masih buruk dan tetap dirumah masing-masing untuk siap siaga ketempat yang lebih tinggi.

“Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat desa Kuala Makmur tetap waspada dikarenakan kondisi alam masih gelap ditakutkan terjadi banjir susulan,” imbaunya.

BACA JUGA:  Banjir di Tripa Makmur Belum Surut, Sejumlah Rumah Warga Masih Terendam Air

Riswansah juga mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue dan dinas terkait untuk dapat memberikan bantuan berupa sembako (konsumsi) dikarenakan masyarakat tidak dapat memasak dan semua rumah masih dalam keadaan terendam banjir.

“Kami harapkan Pemkab dan dinas terkait agar dapat memberikan bantuan berupa makanan, kalau bisa kita buatkan dapur umum,” harapnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *