LHOKSEUMAWE – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kuliah umum bertema “Psikologi Positif Spiritual Islam: Membentuk Generasi yang Tangguh, Berkarakter, dan Adaptif”, Selasa (3/11/2026), bertempat di Aula FUAD Lantai III, mulai pukul 08.30 WIB.
Kegiatan akademik ini diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FUAD serta sejumlah dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Kuliah umum tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi., Psikolog, Direktur Pascasarjana UINSU Medan, dengan moderator Hartini Mudarsa, M.Pd., Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI).
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Linur Ficca Agustina, M.Kes., dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 150 peserta dari kalangan mahasiswa dan dosen.
Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan pentingnya ruang akademik yang membahas kesehatan psikologis, penguatan spiritualitas Islam, serta pembentukan karakter generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Dr. Mandi, M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema kuliah umum tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Berbagai persoalan kehidupan, mulai dari tekanan ekonomi, dinamika politik, hingga perundungan (bullying), menjadi tantangan yang perlu dihadapi dengan kesiapan mental, spiritual, dan keilmuan.
“Di sekitar kita terdapat begitu banyak tekanan dan persoalan kehidupan, baik persoalan ekonomi, politik, maupun bullying. Al-Qur’an juga mengandung banyak nilai dan tuntunan yang berkaitan dengan aspek psikologis manusia. Karena itu, pembahasan psikologi positif yang dipadukan dengan spiritualitas Islam menjadi sangat menarik dan penting untuk dipahami,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Dr. Nurussakinah Daulay diharapkan dapat memberikan pengalaman serta pengetahuan yang bermanfaat bagi seluruh peserta.
“Kita semua pasti berhadapan dengan berbagai persoalan kehidupan. Apalagi saat ini kita berada di era digital yang menghadirkan tantangan tersendiri. Semua itu harus dihadapi dengan ilmu pengetahuan, pemahaman yang baik, serta penguatan nilai-nilai spiritual,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi., Psikolog, hadir sebagai narasumber utama untuk membahas pentingnya psikologi positif yang berlandaskan nilai-nilai spiritual Islam dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Melalui tema tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa generasi muda tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga perlu mengembangkan kecerdasan emosional, kematangan spiritual, ketahanan mental, serta karakter yang kuat. Kemampuan mengelola emosi, menghadapi tekanan, membangun hubungan sosial yang sehat, dan mengambil keputusan secara bijaksana menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi kompleksitas kehidupan modern.
Psikologi positif spiritual Islam juga menjadi pendekatan penting dalam mengintegrasikan kekuatan psikologis manusia dengan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, pengembangan potensi diri tidak hanya berorientasi pada keberhasilan akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang memiliki makna hidup, optimisme, keteguhan hati, dan tanggung jawab moral.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Dekan I FUAD, Dr. Ruhama Wazna, S.Th.I., M.A., Wakil Dekan II FUAD, Ustaz Irwanto, Lc., M.Th., serta sejumlah dosen di lingkungan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, FUAD UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe diharapkan terus memperkuat tradisi akademik yang tidak hanya mengembangkan kecerdasan intelektual mahasiswa, tetapi juga membangun ketahanan psikologis, kedalaman spiritual, dan karakter Islami.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pengayaan wawasan bagi mahasiswa dan dosen dalam memahami pentingnya sinergi antara ilmu psikologi dan nilai-nilai spiritual Islam untuk mempersiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, serta adaptif dalam menghadapi tantangan kehidupan di era digital.(man)








