SEMARANG – Mahasiswa program Pendidikan Doktor (S3) dan Pascasarjana (S2) dari Prodi Magister Pendidikan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menggelar Seminar Nasional dan Pameran Data dengan tema “Dinamika Gerak Dunia Pendidikan Seni dalam Kajian dan Pergelaran”, Senin (18/11/2024).
Acara yang bertagline “Guna Kala Widya Loka” akan dilaksanakan pada waktu dan tempat berbeda, yaitu Seminar Nasional pada hari Kamis 21 November 2024 di ruang Bundar Gedung Dekanant FBS UNNES dan Pameran Data pada hari Sabtu 23 November 2024 di Semarang Creative HUB.
Koordinator Prodi S3 Pendidikan Seni FBS Universitas Negeri Semarang, Dr. Agus Cahyono M.Hum menyampaikan, Pameran Data dan Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Mahasiswa S3 dan S2 Pendidikan Seni Universitas Negeri Semarang angkatan 2024 ini mengundang decak kagum dari apresiator.
“Acara ini nantinya akan dibuka oleh Dekan Fakultas Bahasa dan Seni pada tanggal 21 dan 23 November 2024 dengan topik atau tema “Guna Kala Widya Loka”,” ucapnya kepada hariandaerah.com via selluler, Senin (18/11/2024).
Dr. Agus Cahyono mengatakan, kedua kegiatan ini diharapkan dapat selaras dengan hadirnya dinamika gerak dunia Pendidikan Seni sebagai Ilmu Pengetahuan yang berada diberbagai tempat atau belahan Dunia dapat dikaji dan disajikan dalam bentuk seminar dan pameran kajian data pendidikan seni yang memiliki kebermanfaatan.
Tema “Guna Kala Widyaloka” memiliki pemaknaan tentang “Dinamika Gerak Dunia Pendidikan Seni dalam Kajian dan Pergelaran”. Judul Pameran “Guna Kala Widya Loka” diambil dari gabungan kata “Guna” sebagai kata maknawi yang diartikan sebagai seni atau kepintaran. “Guna” merupakan kata maknawi yang akan digunakan untuk memaknai seni yang memiliki manfaat, faedah, atau kegunaan.
Ia menjelaskan, “Kala, Widya, Loka” merupakan kata yang diambil dari bahasa sansekerta yang memiliki arti “Kala” adalah “Waktu, Zaman”, “Widya” adalah “Pengetahuan, Ilmu”, “Loka” adalah “Tempat”. Gabungan dari Widya dan Loka yaitu widyaloka menjadi idiom baru yang secara sadar, tidak bermaksud menghilangkan makna asli namun berupaya sebagai tatanan estetik.
TUJUAN SEMINAR NASIONAL:
1. Menambah Ilmu : Seminar memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan baru dari narasumber yang kompeten di bidangnya.
2. Berdiskusi dengan Pakar : Mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan para ahli dan praktisi, memungkinkan mereka untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan perspektif baru tentang topik yang dibahas
3. Memperluas Networking : Kegiatan seminar dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk mahasiswa dari disiplin ilmu lain, dosen, dan profesional.
4. Mengingatkan Keterampilan : Partisipasi dalam seminar membantu siswa mengasah keterampilan komunikasi, seperti public speaking dan diskusi kritis.
TUJUAN PAMERAN DATA:
1. Menampilkan Hasil Penelitian : Pameran memberikan wadah bagi mahasiswa untuk memaparkan hasil penelitian mereka kepada publik, meningkatkan visibilitas proposal tesis dan disertasi mahasiswa.
2. Praktik Pengolahan Data: Melalui pameran, mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah data dan menerapkan teori yang telah dipelajari di perkuliahan ke dalam praktik nyata.
3. Berbagi Ide dan Inovasi : Pameran menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menyebarkan informasi dan ide mengenai inovasi terbaru di bidang mereka, seperti data seni yang bersifat lokalitas.
4. Meningkatkan Keterampilan Kerja Sama Tim: Kegiatan pameran sering kali melibatkan kelompok kerja, sehingga mahasiswa dapat belajar berkolaborasi dan bekerja sama dalam tim.
5. Mendapatkan Masukan dari Pembahas, Dosen dan Pengunjung : Pameran juga memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerima umpan balik dari pembahas, dosen dan pengamou mata kuliah.
Agus Cahyono menerangkan, kegiatan Seminar Nasional dan Pameran Data dilaksanakan di waktu dan tempat yang berbeda. Seminar Nasional dilaksanakan pada hari Kamis 21 November 2024 dilaksanakan di Ruang Bundar Gedung Dekanant FBS Universitas Negeri Semarang, sedangkan Pameran Data pada hari Sabtu 23 November 2024 di Semarang Creative HUB.
Adapun materi dari kajian data yang akan dipamerkan merupakan topik Tesis dan Disertasi oleh 29 Mahasiswa, yang terdiri dari 7 mahasiswa S3, dan 22 mahasiswa S2 yang sesuai dengan bidangnya masing-masing, terdiri dari 6 orang mahasiswa Seni Rupa, 10 orang mahasiswa Seni Tari dan 13 orang mahasiswa Seni Musik.
Ia menambahkan, kita mengundang pembahas, yakni menghadirkan para pakar seni dari Asosiasi Pendidik Seni Indonesia (APSI), seperti Prof. Tjetjep Rohendi Rohidi MA, seorang ahli antropologi seni dari Universitas Negeri Semarang yang akan berperan sebagai kurator dalam pameran data.
“Kemudian Prof. Dr. Djuli Djatiprambudi, M.Sn, pakar seni rupa dari UNNESA, Dr. Rr. Paramitha Dyah F, M.A, pakar pendidikan seni Tari dari UGM dan Dr. Dian Herdiati, M.Pd yang merupakan pakar pendidikan seni musik dari UNJ,” ungkap Dr. Agus Cahyono.










