Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Menjelajah Panorama Simeulue, Daerah Kepulauan di Provinsi Aceh

20260828 202517

SIMEULUE – Ada satu daerah kepulauan Aceh yang untuk mencapainya membutuhkan perjalanan melintasi laut atau langit. Namun, begitu kaki menginjak tanahnya, perjalanan panjang itu seakan menemukan jawabannya.

Disini, laut membentang luas sejauh mata memandang dipadu dengan putihnya pasir pantai serta gulungan ombak yang datang silih berganti. Sementara di daratan, kehidupan masyarakat dengan tradisi dan kearifan lokalnya menjadi warna yang tak kalah menarik untuk dijelajahi.

IMG 20260828 202710 879

 

Tempat itu adalah kabupaten Simeulue. Daerah kepulauan di Aceh yang dikenal dengan julukan bumi Ate Fulawan (berhati emas). Negri ini menyimpan potensi wisata yang seolah tak pernah habis untuk diceritakan.

Mungkin bagi sebagian orang, nama Simeulue belum sepopuler sejumlah destinasi wisata lainnya di Indonesia. Namun bagi mereka yang pernah datang dan melihat langsung keindahan panorama alamnya, kepulauan ini memiliki alasan kuat disebut sebagai salah satu permata wisata Aceh.

Keindahan tersebut dapat ditemukan dari hamparan pantai hingga laut yang menjadi magnet bagi pencinta olahraga selancar. Ombak yang menantang khsussnya pada bulan tertentu, menjadi daya pikat tersendiri bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda.

Berdasar data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue yang diperoleh media ini, tercatat sedikitnya 85 daya tarik wisata yang tersebar di 10 kecamatan. Data tersebut merupakan hasil inventarisasi dan survei yang dilakukan pemkab setempat pada 2024.

BACA JUGA:  Kapolda dan Kapolres Bener Meriah Salurkan Bantuan Sosial

Misal, kecamatan Teupah Barat dengan jumlah daya tarik wisata terbanyak, yakni sedikitnya 14 objek. Kemudian Teupah Selatan dan Simeulue Barat masing-masing 11 objek. Disusul Simeulue Timur, Simeulue Tengah dan Teluk Dalam masing-masing memiliki 9 daya tarik wisata, lalu Alafan sebanyak 8 objek.

 

IMG 20260828 202703 350

Selanjutnya, Teupah Tengah tercatat memiliki 6 lokasi wisata, Simeulue Cut dan Salang masing-masing sedikitnya memiliki 4 objek wisata.

Sejumlah destinasi bahkan menyimpan cerita sejarah tersendiri. Ambil contoh, Bunker peninggalan Jepang yang tersebar di sejumlah desa, makam tokoh dan situs budaya menjadi bagian dari jejak sejarah yang memilik daya tarik wisata.

Selain itu, ada pula Taman Tugu Smong dan Taman Rajo yang terbilang cukup mempunyai daya pantul tetsendiri, Hanya saja, masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Baik itu perawatan hingga ketersedian informasi dilokasi tentang makna Tugu.

IMG 20260828 202717 430

 

 

Nah, untuk menemukan dan menikmati keindahan tersebut, wisatawan dapat menempuhnya dengan dua jalur. Pertama jalur penerbangan. Rute ini menyedikan layanan transportasi dari Bandara Kuala Namu Medan – Simeulue sebaliknya, dan Bandara Sultan Iskandar Muda – Simeulue dan sebaliknya.

BACA JUGA:  Dandim Simeulue Beri Arahan Kepada SPPI Batch 3: Tetap Kompak dan Bersyukur

Sedangkan jalur kapal laut, tersedia layanan Simeulue – Singkil dengan jarak sekitar 200 Km kilometer atau 110 mil laut, Simeulue – Aceh Barat, kisaran 157 kilometer atau 105 mil laut. Sementara, Simeulue – Aceh Selatan berjarak 150 km atau 85 mil laut dan Simeulue – Aceh Jaya kurang lebih 200 Km atau 120 mil laut.

Disisi lain, untuk mengembangkan besarnya potensi tersebut, Dinas Pariwisata Simeulue mulai menata sektor pariwisata agar tak hanya berkembang sebagai tujuan kunjungan, tapi turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, salah satunya dengan penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (RIPARKAB) yang saat ini menuju lrgalisasi qanun sebagaimana dijelaskan Kadis Pariwisata Simeulue Zulfata. Kamis, (20/8/2026).

Esensi dari RIPARKAB tersebut yaitu, medukung pengembangan destinasi wisata, pelestarian budaya, peningkatan investasi serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus mendorong penguatan program ekonomi biru berbasis sektor bahari yang sedang digalakan pemintah setempat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *