KOTA LANGSA – BPJS Kesehatan berkomitmen menjamin setiap peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya pengobatan. Program JKN terus membuktikan manfaatnya kepada seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang status sosial, usia, atau profesi.
Program JKN dari BPJS Ksehatan tidak hanya menjadi solusi dalam memberikan akses layanan kesehatan yang merata, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Sarah Muslia Wati (25) warga Desa Alue Ie Puteh menjadi salah satu bukti nyata bahwa Program JKN mampu memberikan perlindungan kesehatan yang optimal bagi dirinya. Hal itu disampaikan Sarah saat mau menjalani operasi pengangkatan benjolan pada bagian pinggang belakangnya di salah satu rumah sakit di Kota Langsa.
“Benjolan di punggung saya ini sebenarnya sudah ada sejak masih sekolah di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Waktu itu saya anggap sepele karena tidak sakit dan ukurannya kecil. Namun seiring waktu berjalan, benjolan itu makin lama makin membesar,” ucap Sarah di medio Juli 2025.
Sarah menjelaskan, awalnya benjolan hanya membuat sedikit rasa tidak nyaman saat duduk atau beraktivitas, tapi kemudian mulai terasa nyeri dan membuatnya khawatir. Akhirnya Sarah memutuskan untuk periksa ke dokter dan disarankan untuk tindakan operasi pengangkatan benjolan agar tidak semakin parah dan membahayakan kesehatan dirinya di kemudian hari.
Selama menjalani proses operasi dan perawatan di rumah sakit, Sarah merasakan manfaat besar dari Program JKN. Ia mengaku tidak menemui kesulitan apa pun, baik dari segi administrasi maupun pelayanan medis yang diberikan.
Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan dokter, hingga tindakan operasi semuanya berjalan lancar sesuai prosedur. Sarah pun merasa tenang karena setiap petugas selalu melayani dengan ramah serta memberikan penjelasan yang jelas mengenai setiap tahapan pengobatan yang ia jalani.
“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar sesuai dengan prosedur dan saya merasa sangat diperhatikan sebagai pasien. Mulai dari proses administrasi, pemeriksaan dokter, hingga tindakan operasi kecil yang saya jalani, semuanya terasa sangat dipermudah,” kata Sarah dengan senyuman rasa syukur.
Petugas rumah sakit juga tidak pernah mempersulit, justru sangat ramah dan tanggap. “Meski awalnya saya takut karena akan menjalani operasi, namun ternyata pelayanan yang terima benar-benar membuat saya merasa tenang. Dokter dan perawat selalu ramah, sigap, dan penuh perhatian,” ujarnya lagi.
Selama menjalani operasi hingga masa pemulihan, Sarah merasa semua berjalan lancar. Ia hanya perlu menjalani beberapa kali kontrol pasca operasi dan masa penyembuhan tidak memakan waktu terlalu lama.
Sarah pun mengakui telah merasakan begitu banyak kebaikan dari Program JKN dan mengakui seberapa pentingnya mempunyai jaminan kesehatan.
“Sakit bisa datang kapan saja, dengan adanya Program JKN setidaknya kita bisa merasa aman dari segi biaya. Bayangkan jika bayar sendiri, pasti biayanya besar. Berkat adanya Program JKN, semua biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya sehingga saya bisa mendapatkan penanganan medis yang tepat tanpa harus memikirkan beban biaya,” sebut Sarah.
Sarah tidak lupa mengatakan, dengan apa yang sudah dialaminya itu telah membuat ia semakin yakin bahwa Program JKN bukan hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga menjamin kesetaraan pelayanan bagi seluruh masyarakat.
Sebelum mengakhiri obrolan, Sarah mengaku bersyukur atas kehadiran Program JKN dengan segala inovasi yang memudahkan dirinya dan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan Program JKN.
“Saya berharap seluruh pelayanan JKN yang sudah baik dapat dipertahankan dan lebih baik lagi ke depannya. Program ini bukan hanya sekadar administrasi kepesertaan, melainkan jaminan perlindungan kesehatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ungkap Sarah Muslia Wati.














