Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Andalkan Program JKN , Putri Maimunah Jalani Operasi Usus Buntu Tanpa Beban Biaya

IMG 20260309 191047
Maimunah, warga Aceh Timur saat mendampingi anaknya dirawat di RSCM Langsa dengan program JKN dari BPJS Kesehatan. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

KOTA LANGSA – Memiliki jaminan kesehatan saat ini merupakan hak dasar setiap warga negara yang perlu dipenuhi guna memastikan kesejahteraan dan perlindungan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberikan akses pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Layanan kesehatan program JKN ini langsung dirasakan oleh Maimunah (58), warga Kabupaten Aceh Timur, ketika anaknya harus menjalani tindakan operasi usus buntu di RSU Cut Meutia Langsa.

Maimunah menceritakan bahwa keluhan kesehatan sang anak bermula dari rasa nyeri di perut bagian kanan sejak satu tahun yang lalu. Keluhan itu dirasakan berulang hingga akhirnya ia memutuskan membawa anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Selama setahun terakhir, anak saya mengeluhkan nyeri pada bagian perut. Meskipun awalnya dianggap sebagai gangguan pencernaan biasa, namun rasa sakitnya terus meningkat seiring berjalannya waktu. Karena kondisinya semakin memburuk, saya memutuskan untuk segera membawanya ke rumah sakit terdekat,” ucap Maimunah pada Senin (23/02/2026) lalu.

BACA JUGA:  Sehat Dengan JKN Tanpa Hambatan, Suparman Tak Lagi Khawatir Berobat

Berdasarkan hasil pemeriksaan, anak Maimunah didiagnosa menderita usus buntu dan dokter menyarankan untuk melakukan tindakan operasi. Namun, pada saat itu Maimunah mengaku masih merasa khawatir, terutama terkait pembiayaan dan proses tindakan medis yang harus dijalani.

Maimunah awalnya terkejut, karena operasi biayanya pasti mahal kalau dibayar sendiri. Namun ia akhirnya lega, dengan program JKN seluruh proses pengobatan dari mulai tindakan medis hingga obat-obatan yang diberikan semuanya ditanggung.

“Saat mendengar anak saya harus menjalani operasi tentunya sangat khawatir. Apalagi ini adalah pertama kalinya ada orang terdekat saya yang harus menghadapi tindakan operasi, sehingga rasa takut dan khawatir benar-benar bercampur menjadi satu,” tutur Maimunah.

“Syukurnya saya dan keluarga tidak perlu pusing memikirkan biaya pengobatan karena ada Program JKN, hanya tinggal fokus pada pemulihan putri saya. Itu benar-benar melegakan,” ungkapnya lagi.

Maimunah mengaku meskipun menggunakan Program JKN dan gratis, pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan tetap memuaskan dan tidak dibedakan dengan pasien umum. Proses pelayanan yang dijalani pun berjalan lancar, mulai dari administrasi, tindakan medis, hingga perawatan setelah operasi, semuanya diterima tanpa hambatan berarti.

BACA JUGA:  Satu Dekade Jadi Peserta JKN, Pegawai Swasta Ungkap Kemudahan BPJS Kesehatan

“Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN ini karena benar-benar hadir saat kita membutuhkan. Kalau tidak ada JKN, mungkin saya dan keluarga akan sangat terbebani. Pelayanan yang diterima cukup baik, ruangannya nyaman, dan perawatnya ramah. Saya juga merasa sangat terbantu dalam pengurusan administrasi, karena hanya diminta menunjukkan Kartu Keluarga,” sebutnya.

Di akhir wawancara, Maimunah dan keluarga mengucapkan terima kasih atas adanya Program JKN yang telah memberikan jaminan Kesehatan baginya dan keluarga.

Maimunah berharap semakin banyak peserta JKN yang terbantu dan merasakan manfaatnya seperti yang ia dan anaknya rasakan.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *