BANDA ACEH – Setelah tes mampu baca Al-Qur’an, Caleg-caleg DPRK dan DPRA dari Peureute (Partai) Generasi Atjeh Beusaboh Tha’at dan Taqwa (Gabthat), dibai’at oleh Ketum Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Imam Besar Al-Mukarram H.Tgk. Ahmad Tajuddin, selain pembai’atan, para Caleg dari partai nomor urut 19 ini juga menggelar zikir munajat.
Pembai’atan dan zikir munajat tersebut digelar di Dayah Al-Muhajirin Tgk Chiek Diujeun Lampisang Seulimum Aceh Besar yang dimulai sejak Selasa (20/6/2023) kemarin.
Tgk. Ahmad Tajuddin menyatakan, pembai’atan dan zikir munajat tersebut wajib diikuti oleh seluruh para Caleg-caleg DPRK Kabupaten/ Kota dan DPRA se-Aceh yang akan bertarung pada kontestasi politik tahun 2024 mendatang.
“Sejak hari Selasa kemarin para Caleg-caleg DPRK dan DPRA Peureute Gabthat sudah mulai berdatangan dan tiba di Dayah Alhuhajiri Tgk Chiek Diujeun,” sebut Tgk. Ahmad Tajuddin atau panggilan akrabnya Abi Lampisang.
Menurut Imam Besar Abi Lampisang ini, pembai’atan dan zikir munjat tersebut penting diikuti seluruh Caleg dari partai yang ia pimpin karena untuk kejayaan Anak Bangsa dan kedamaian bagi seluruh umat Islam.
“Bimbingan kegiatan zikir munajat dan pembai’atan ini sangat penting diikuti oleh para Caleg-caleg karena nantinya mereka akan menjadi pemimpin bangsa Aceh yang mampu membangun Aceh sesuai dengan harapan rakyat,” ucap Abi Lampisang.
Lanjut Abi Lampisang, para Caleg yang sudah tiba di Dayah Al-Muhajirin Tgk Chiek Diujeun Lampisang Seulimum, yakni dari kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya dan Pidie.
“Banyak lagi Caleg masih di jalan akan hadir untuk mengikuti kegiatan bai’at dan zikir munajat digelar dua sampai tiga hari di Dayah Lampisang,” terangnya
Selain itu, tujuan Abi Lampisang mengadakan kegiatan tersebut adalah untuk menjalani “Visi dan Misi Peureute Gabthat” untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang damai, Jurdil dan rahasia dibumi Seuramoe Mekkah.
Abi Lampisang juga meminta kepada seluruh masyarakat khususnya bangsa Aceh dimanapun berada, dapat memilih Peureute Gabthat.
“Cie tuloeng peumeunang siat dan bie kesempatan sigoe (coba tolong pemenang sebentar dan beri kesempatan sekali),” pungkas Abi Lampisang.








