Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Pelindo Malahayati Siap Dukung Pengiriman Domestik dan Ekspor Produk Aceh

WhatsApp Image 2026 02 11 at 11.08.07
General Manager Pelindo Malahayati, Capt. Agust Deritanto, (Foto: Ist).

BANDA ACEH — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) terus menjalankan berbagai program sosial, lingkungan, dan ekonomi sepanjang tahun 2025, sekaligus menyiapkan langkah strategis untuk mendorong ekspor dan penguatan sistem logistik Aceh pada tahun 2026, Selasa (10/02/2026).

Deputy Pendukung Operasi Subholding Pelindo Multi Terminal Branch Malahayati, Khudri Al Akbar, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 Pelindo telah melaksanakan sejumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar berbagai sektor.

Di bidang lingkungan, Pelindo terlibat dalam kegiatan pelestarian terumbu karang di kawasan pesisir Pulau Sabang sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Selain itu, Pelindo juga menjalankan program edukasi lingkungan bagi masyarakat sekitar pelabuhan.

“Pada sektor pemberdayaan ekonomi, Pelindo memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM, termasuk pelatihan pembuatan produk jamblang bagi masyarakat Banda Aceh. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal,” jelas Khudri.

Pelindo juga secara rutin melaksanakan kegiatan sosial, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Setiap bulan Ramadan, perusahaan menyalurkan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, membagikan sembako, serta menggelar berbagai kegiatan sosial lainnya sebagai bentuk kepedulian perusahaan.

BACA JUGA:  Wali Kota Tegal Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

Dari sisi operasional bongkar muat, Pelindo mencatat adanya penurunan aktivitas pada tahun 2025 dibandingkan 2024. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh fokus kegiatan pada tahun sebelumnya yang mencakup impor beras dari Vietnam serta ekspor beberapa komoditas tertentu. Meski demikian, Pelindo tetap memaksimalkan layanan kontainer untuk distribusi barang kebutuhan pokok ke Aceh, termasuk pengiriman kendaraan baru.

Sementara itu, General Manager Pelindo Malahayati, Capt. Agust Deritanto, memaparkan bahwa Pelindo saat ini secara rutin melayani kapal kontainer rute Banda Aceh (Pelabuhan Malahayati)–Jakarta. Layanan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha Aceh sebagai alternatif distribusi barang melalui jalur laut yang dinilai lebih efisien dibandingkan jalur darat.

“Namun hingga saat ini, pengguna jasa kontainer masih didominasi oleh pengusaha lokal dalam jumlah terbatas. Ke depan, kami berharap pelaku usaha dari berbagai daerah di Aceh, seperti Aceh Besar, Aceh Barat, dan Aceh Tengah, dapat lebih memanfaatkan Pelabuhan Malahayati sebagai jalur distribusi utama,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran pengiriman barang, Pelindo membuka ruang komunikasi dengan para pengusaha melalui agen pelayaran. Perusahaan siap mengarahkan dan memfasilitasi seluruh proses pengiriman agar berjalan lancar hingga ke tujuan.

BACA JUGA:  Mencekam! Longsor Hanyutkan Bangunan Kamar Mandi SMP 3 Muhammadiyah Cilibur, Akses Jalan Terputus

“Pada akhir 2025, Pelindo menerima kapal car carrier yang membawa mobil baru dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Pelabuhan Malahayati. Alhamdulillah, kegiatan tersebut berjalan dengan zero accident dan zero complaint. Kami berharap pengiriman ini dapat terus berlanjut,” kata Capt. Agust.

Memasuki tahun 2026, Pelindo menargetkan pengembangan ekspor komoditas unggulan Aceh. Beberapa rencana yang disiapkan antara lain ekspor karet, woodchip, serta komoditas potensial lainnya ke pasar internasional. Selain itu, Pelindo juga tetap melayani distribusi domestik untuk komoditas seperti semen dan aspal yang kebutuhannya cenderung meningkat, terutama pascabencana.

Pelindo berharap masyarakat Aceh tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor sehingga perekonomian daerah dapat tumbuh lebih baik. Di sisi lain, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung UMKM serta mengajak seluruh pihak menjaga kelestarian lingkungan laut, khususnya terumbu karang yang saat ini mengalami penurunan, pungkas Capt. Agust Deritanto.

Penulis

Editor: Herlin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *