MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang telah menyalurkan cadangan pangan kepada keluarga penerima manfaat di daerah tersebut, termasuk mereka yang memiliki bayi usia di bawah dua tahun (baduta) yang rentan mengalami stunting.
Pemerintah Kota Magelang melalui rilis resmi Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, secara simbolis menyerahkan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) dan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) kepada keluarga penerima manfaat. Penyerahan tersebut dilakukan di Kelurahan Rejowinangun Selatan, Kecamatan Magelang Selatan.
Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz, mengungkapkan harapannya agar para penerima bantuan terus mempertahankan semangat untuk berbagi kepada sesama.
“Dengan memberi, kita akan merasakan kebahagiaan yang lebih besar dan dapat mengatasi perasaan ketidakcukupan. ‘Tanggane dikei sithik’ (tetangga diberi sedikit), nanti akan diangkat derajatnya. Saya berharap di masa depan, Kota Magelang dapat memiliki lebih banyak individu yang bersedia berbagi,” kata Muchamad Nur Aziz, Rabu (14/6/2023).
Ia juga mengungkapkan bahwa persentase kemiskinan di Kota Magelang telah mengalami penurunan signifikan, dari 7,7 persen menjadi 7,1 persen. Hal ini menunjukkan adanya kemajuan yang berarti dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan di wilayah tersebut.
“Angka kemiskinan di Kota Magelang telah turun, dari 7,7 persen sekarang tinggal 7,1 persen. Harapannya adalah semua orang memiliki cukup, dan caranya adalah dengan berusaha dan bergerak,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk terlibat dalam penanganan stunting. Hal ini menjadi perhatian Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang, Agus Dwi Windarto, yang menjelaskan bahwa penyaluran CPP dan CPPD dilakukan sebagai langkah antisipasi, mitigasi, dan penanggulangan kekurangan pangan yang dapat menyebabkan krisis pangan dan masalah gizi.
“Tujuan dari penyaluran ini juga adalah untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima bantuan dalam menghadapi kerawanan pangan, kemiskinan, stunting, dan gizi buruk.” Ujar Agus
Sasaran penyaluran bantuan tersebut adalah keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 9.344 orang yang tersebar di 17 kelurahan di wilayah tersebut.
Bantuan berupa beras kualitas medium sebanyak 10 kilogram per sasaran diberikan selama tiga bulan berturut-turut pada periode Maret-Mei 2023. Saat ini, penyaluran sedang berlangsung dalam tahap ketiga.
Selain memberikan bantuan kepada keluarga penerima manfaat, Pemerintah Kota Magelang juga memberikan bantuan beras CPPD kepada 40 bayi yang rentan mengalami stunting. Setiap penerima menerima 10 kilogram beras kualitas medium.
Pihak Pemerintah Kota Magelang juga mengucapkan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyediaan beras ini, antara lain Bulog sebagai penyedia beras, JPL sebagai perusahaan transportasi yang melakukan pendistribusian, serta pengawas di lapangan dari Disperpa dan Dinas Sosial. Dengan kerjasama semua pihak, diharapkan upaya penanggulangan kemiskinan, stunting, dan masalah pangan di Kota Magelang dapat terus berjalan dengan baik.
Pemerintah Kota Magelang berharap dengan bantuan tersebut dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam mengurangi tingkat kemiskinan, meningkatkan kesehatan bayi yang rentan mengalami stunting, dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam penanggulangan masalah pangan dan gizi buruk.














