Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Ketua ACW: Harus Kita Maknai

IMG 20221205 WA0018 11zon
Aceh Korruption Watch. (Foto: Nurmansyah)

LHOKSEUMAWE – Memperingati Momen Hari Anti Korupsi Sedunia pada 09 Desember, Ketua Umum Aceh Corupption Wacth mengajak, bahwa benar-benar untuk menghayati dan saling fokus dalam melakukan gerakan pemberantasan korupsi di Bumi serambi Mekkah.

Ketua ACW T. Saiful mengatakan, dalam menyambut baik semangat Anti Korupsi kian menguat dalam diri Masyarakat. Semangat itu pula yang seharusnya bersama sama dengan para elite dan Aparat Penegak Hukum, Dalam memberantas korupsi.

“Sehingga dengan demikian bisa mewujudkan Aceh yang bebas dan Bersih dari Korupsi,” ungkapnya kepada Hariandaerah.com di Lhokseuma, Senin (5/12/2022).

Ketua ACW juga sangat mendukung kejaksaan Aceh dan kepolisian dalam hal peberantas korupsi.

Ia pun berharap, para elite mau belajar dari masyarakat yang kian bersemangat untuk melawan Korupsi.

“Dan saya juga berharap jangan sia-siakan kewenangan yang melekat dengan cara-cara yang tak bertanggung jawab, kedepan sinergikan LSM penggiat Anti Korupsi dengan Aparat Penegak Hukum sampai tingkat bawah,” ujarnya.

BACA JUGA:  PPIH Aceh Diminta Berikan Layanan Ekstra dan Prioritas untuk Jamaah Haji Lansia

Dimomen puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2022, secara khusus, ACW mengharabkan penegak hukum agar tegas dalam pemberantas korupsi.

“Hal ini menyusul penegakan hukum seperti kejaksaan dan Kepolisian sangat konsen tangani tindak pidana korupsi di sektor mana pun,” timpalnya.

Untuk itu, kata Saiful lebih lanjut, di Hari Anti Korupsi Sedunia pada tanggal 9 Desember Tahun 2022 ini harus menjadi momentum bagi penegak hukum untuk memanggil yang belum diperiksa sebagai saksi dan segera umumkan tersangka baru dalam kasus Korupsi yang sedang ditangani.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan, bahwa ACW menyatakan sikap bersama melawan Korupsi untuk mewujudkan Aceh bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme khususnya tata kelola pemerintahan yang ada di Aceh dan pemerintah Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Aceh.

BACA JUGA:  Pekon Neglasari Gelar Bulan Bhakti Gotong royong Sekaligus Perlombaan

“Pergerakan ini sekaligus sikap konsisten menjaga pergerakan lembaga, agar upaya perjuangan menyampaikan aspirasi dan melawan korupsi bisa mendapat dukungan dari semua elemen dan lapisan masyarakat,” ujar Saiful

“Ini adalah bagian dari semangat kita semua untuk mewujudkan pemerintahan yang sejalan dengan landasan Hukum. maka dengan semangat tinggi mari kita bersama bersatu bersuara untuk perubahan ke arah yang lebih baik lagi khususnya di tatanan pengelolaan pemerintah yang bersih dari perbuatan kotor yakini Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *