Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Hukrim  

Polisi Tangkap Dua Pemerkosa Anak Bawah Umur di Aceh Utara

polisi
ua tersangka pemerkosa anak di bawah umur saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Utara (Foto: Polres Aceh Utara)

ACEH UTARA – Anggota Sat Reskrim Polres Aceh Utara menangkap dua pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan atas laporan ibu korban.

Kapolres Aceh Utara AKBP Deden Heksaputera melalui Wakapolres Kompol Muhayat Effendie mengatakan dua pelaku tersebut berinisial MU (61) warga Gampong Kulam, Kecamatan Syamtalira Aron dan M (41) warga Gampong Pante Gaki Bale, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

“Keduanya ditangkap di tempat berbeda dengan korban yang berbeda,” kata Muhayat saat konferensi pers, Kamis (22/02/2024).

BACA JUGA:  Cegah Stunting, Dinkes Aceh: Pentingnya Peran Orang Tua Terhadap Gizi Buruk Anak

Awalnya, kata Muhayat, salah seorang ibu korban membuat laporan polisi pada 19 Februari 2024 sekira pukul 16:30 WIB. Terlapornya yaitu MU.

Atas laporan tersebut, anggota Sat Reskrim melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi serta korban dan beberapa barang bukti lain. Hasilnya, sekitar pukul 21:00 WIB pelaku berhasil diamankan di rumahnya.

“Dan dari hasil pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa pakaian saat terjadinya pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap korban,” kata Muhayat.

Mirisnya, kata Muhayat, pelaku merupakan sepupu ayah kandung korban, dan rumahnya sekitar 500 meter dari rumah korban.

BACA JUGA:  Kapolda Aceh Sambut Peserta Pawai Budaya dan Karnaval HUT Kemerdekaan

“Parahnya lagi, perbuatan bejat tersebut telah dilakukan pelaku sebanyak empat kali, tempatnya di rumah pelaku,” ujarnya.

Untuk pelaku berinisial M, kata Muhayat, juga ditangkap atas laporan ibu kandung korban pada 23 Januari 2024 sekira pukul 15:00 WIB.

M ditangkap sekitar pukul 22:00 WIB di rumahnya, setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota Sat Reskrim Polres Aceh Utara.

“Kedua tersangka saat ini ditahan di Mapolres Aceh Utara untuk proses lebih lanjut,” demikian Muhayat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *