Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Polri  

Polres Aceh Barat Gelar Jumat Curhat

Polres Aceh Barat
Polres Aceh Barat saat gelar Jumat Curhat. (Foto: Humas Polres Aceh Barat)

ACEH BARAT – Jum’at Curhat Polres Aceh Barat bersama Tokoh Masyarakat bertempat di Warung kopi razali Gampong Ujong Tanoh Darat Kec. Meureubo Kab. Aceh Barat, Jum’at 19 Januari 2024 pukul 09.00 Wib.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Meureubo Iptu Karianta, Camat Meureubo Maimun,.S.STP, Danramil 04/Meureubo yang diwakili oleh Serma Mahyudin, Mukim Meureubo Sudirman, Keuchik Gampong Ujong Tanoh Darat Sulaiman, Bs. Ketua Tuha Peut Gampong Ujong Tanoh Darat Azwar, Para apaaratur gampong Ujong Tanoh Darat., Mahasiswa universitas Teuku Umar., Bhabinkamtibmas dan Polisi RW/Dusun dan Babinsa Koramil/04 Meureubo.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H melalui Kapolsek Meureubo mengatakan kegiatan Jum’at Curhat rutin dilaksanakan di seluruh wilayah Aceh Barat, dengan tempat yang selalu berpindah-pindah untuk mendengarkan keluhan dan masukan dari Warga.

BACA JUGA:  Usia Melantik Empat Penjabat Pengganti, Berikut 7 Poin Pesan Pj. Gubernur Aceh

“Program Jum’at Curhat merupakan Program dari Kapolri yang rutin dilaksanakan setiap Jum’at di wilayah masing-masing”, ujar Kapolsek.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek membuka peluang untuk menyampaikan permasalahan yang ada di Gampong tersebut.

Sdr. Sulaiman, Bs selaku keuchik Gampong Ujong Tanoh darat menyampaikan permasalahan terkait dengan peternakan, pertanian, Banjir dan tenaga kerja.

BACA JUGA:  Festival Ekonomi Syariah Sumatera Digelar Dihalaman Mesjid Raya, Ramli Ms : Sangat Mencoreng Nilai-Nilai Syariat Islam

Kapolsek Meureubo Menanggapi permasalahan banjir dan mengajak masyarakat bergotong royong untuk mengantisipasinya.

“Mari kita sama- sama membersihkan selokan yang sudah tersumbat, kami siap membantu masyarakat gampong Ujong Tanoh darat”, jelas Kapolsek.

“Terkait tenaga kerja itu berada dibawah kewenangan disnaker dan kami muspika selalu mengadakan rapat di kecamatan dengan pihak tambang terkait ketenagakerjaan masyarakat kec Meureubo”, tambahnya.

“Kemudian terkait masalah ternak sudah jadi kultur budaya bahwa ternak kita di Aceh tidak di kandangkan jadi untuk menghindari pencurian ternak mari sama-sama kita kandangkan”, terang Kapolsek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *