Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Proyek Drainase dan Latasir oleh CV. Dua Putra di Pekon Banyu Urip, Masyarakat dan DPRD Minta Diperbaiki

IMG 20230930 WA0014
Suasana sidak pekerjaan dinas PU di Pekon Banyu Urip. (Tim/hariandaerah.com)

PRINGSEWU – Dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pada pengerjaan proyek Drainase dan Latasir milik Dinas pekerjaan umum (PU) di Pekon Banyu Urip, kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu provinsi Lampung mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Termasuk ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu setempat Suherman, S.E mendatangi lokasi melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Jumat (29/9/23).

Dirinya meminta kepada CV. Dua Putra selaku pihak rekanan supaya dapat memperbaiki jalan dan drainase tersebut.

” Inilah bukti keseriusan masyarakat untuk mengawasi pekerjaan apapun. Pihak rekanan sudah siap untuk memperbaikinya, “terang Suherman.

Suherman menekankan dinas pekerjaan umum untuk tidak me-PHO pekerjaan tersebut bilamana tidak juga diperbaiki.

BACA JUGA:  Pelaku Tindak Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, DPO Berhasil Diamankan Polres Way Kanan

“Bilamana jalan dan drainase ini tidak diperbaiki, terutama kepada dinas PU saya meminta untuk tidak mem PHO pekerjaan ini, “tegas Suherman.

Sementara itu Roki selaku pihak kontraktor CV. Dua Putra menjelaskan, pihaknya bertanggungjawab untuk kembali melakukan perbaikan atas ketidak sesuaian pada pengerjaan tersebut.

“Sebenarnya saya tidak tahu, karena yang tahu ini adalah tukang dan pihak konsultan, “ucap Roki.

Untuk diketahui, sebelumnya warga kesal dan kecewa terkait hasil pekerjaan pembangunan jalan dan drainase milik dinas pekerjaan umum kabupaten Pringsewu, yang berlokasi di Pekon Banyu Urip kecamatan Banyumas.

BACA JUGA:  Cegah DBD, Pemerintah Pekon Pura Mekar Lakukan Sosialisasi 

Dua lokasi pekerjaan yang dilakukan melalui pihak rekanan CV. Dua Putra membuat warga geram.

Pembangunan jalan dan drainase yang ditunggu-tunggu warga malah memiliki kualitas sangat buruk.

Dua hari setelah pekerjaan selesai aspal dan dinding drainase jauh tidak memenuhi standar.

Warga mengaku kecewa pembangunan jalan yang diidamkan sejak lama malah hasil jauh dari harapan dan impian warga. (Tim)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *