Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Wisata  

Puncak ASEAN Panji Festival 2023 Meriahkan Jawa Timur

asean
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono saat memberikan cindera mata Wayang Beber kepada Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek RI Irini Dewi Wanti, pada acara malam Puncak The ASEAN Panji Festival 2023, di Taman Chandra Wilwatikta, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (22/10/2023) (Foto: Istimewa)

JAKARTAASEAN Panji Festival 2023, puncak dari perayaan kekayaan budaya Panji di Jawa Timur, menandai penampilan gemilang “Panji Semirang” dalam sendra tari yang menghiasi Taman Candrawilwatikta, Pandaan, kabupaten Pasuruan, pada Minggu (22/10/2023) malam. Festival ini bertujuan untuk memperkenalkan keindahan warisan budaya Panji, khususnya di tanah kelahirannya, Jawa Timur.

Peserta dari sembilan negara anggota ASEAN, termasuk Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia, turut memeriahkan ASEAN Panji Festival 2023. Kegiatan ini merupakan sinergi antara Kemendikbudristek RI dan Pemerintah Daerah, yang sebelumnya sukses diselenggarakan di berbagai kota seperti Kediri, Malang, Yogyakarta, dan akan ditutup di Solo, Jawa Tengah.

Malam puncak ini, yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, mengusung tema menarik, ‘Panji dalam Perspektif Sejarah dan Purbakala’. Sorotan utama adalah sendra tari kolaboratif berjudul ‘Panji Sumirang’ yang dibawakan oleh delegasi negara-negara ASEAN.

BACA JUGA:  Kejari Kota Malang Gelar HUT Persaja ke 72

Cerita Panji adalah harta karun kebudayaan Jawa Timur yang menggambarkan kisah cinta heroik antara Raden Panji Asmarabangun dan Dewi Sekartaji. UNESCO pun telah mengukuhkan naskah cerita Panji sebagai Memory of The World pada tahun 2017.

Sekdaprov Jawa Timur, Adhy Karyono, yang mewakili Gubernur Jawa Timur, menegaskan betapa pentingnya memelihara keanekaragaman cerita Panji atau Inao di Asia Tenggara.

“Meskipun berasal dari negara dan bangsa yang berbeda namun kita semua dipersatukan oleh Cerita Panji atau Inao. Ini merupakan kekayaan kultural yang harus dilestarikan, cerita panji juga telah memberikan bukti bahwa karya luhur budaya asli Jawa Timur mampu menembus batas-batas wilayah dan zaman sehingga dapat diterima dan terus berkembang di berbagai negara di Asia Tenggara hingga saat ini,” jelas Sekdaprov Adhy.

BACA JUGA:  MK Putuskan Perpanjang Masa Jabatan Firli Bahuri

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat, termasuk Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek RI, Prof. Ing Wardiman Djojongoro, serta delegasi dari sembilan negara ASEAN.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *