Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Rugi Puluhan Miliar, RSUD Langsa Butuh Perhatian Pusat Pasca Alat Medis dan Fasiltas Lain Terdampak Banjir

IMG 20260123 161601
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

KOTA LANGSA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa membutuhkan perhatian Pemerintah Pusat dikarenakan sejumlah alat medis dan fasilitas pendukung lainnya mengalami kerusakan berat pasca banjir akhir November 2025 lalu.

Plt. Direktur RSUD Langsa, Erizal S.KM M.Kes menyampaikan bahwa kerugian yang dialami RSUD Langsa pasca banjir dan tanah longsor di November 2025 lalu mencapai puluhan miliar.

“Berdasarkan hasil pendataan sementara, total kerugian material yang dialami RSUD Langsa diperkirakan mencapai puluhan miliaran rupiah,” ucap Erizal kepada hariandaerah.com, Jum’at (23/01/2026).

Nilai kerugian tersebut masih bersifat estimatif dan dapat berubah seiring dengan proses inventarisasi lanjutan serta pemeriksaan teknis mendalam terhadap fasilitas dan alat kesehatan yang terdampak.

Lebih lanjut dijelaskan, air banjir dan lumpur memasuki sejumlah area rumah sakit dan berdampak langsung terhadap operasional pelayanan kesehatan, fasilitas, serta peralatan medis dan penunjang.

“Akibatnya, sejumlah alat kesehatan dan sarana penunjang pelayanan medis mengalami kerusakan. Seperti Generator Set, CT Scan, MRI dan berbagai alat kesehatan lainnya yang berada di area terdampak,” kata Erizal.

IMG 20260123 161107
Salah satu fasilitas kesehatan (alat medis) di RSUD Langsa yang terendam banjir, November 2025.

Erizal menambahkan, kerusakan menyebabkan terganggunya sebagian layanan penunjang medis dan memerlukan penanganan teknis serta perbaikan secara bertahap. Selain itu, ada terjadi kerusakan pada sistem dan perangkat komputerisasi rumah sakit.

“Dampak banjir mengakibatkan ratusan unit komputer, termasuk beberapa alat komputerisasi yang digunakan untuk sistem informasi rumah sakit, terendam banjir dan dinyatakan tidak dapat diperbaiki,” sebutnya.

BACA JUGA:  GEEBRAK Bantu Sembako kepada Masyarakat Kurang Mampu di Kota Langsa

Sehingga kondisi tersebut berdampak pada terganggunya sistem pelayanan dan administrasi RSUD Langsa.

“Untuk itu kita berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan terhadap fasilitas kesehatan, upaya memaksimalkan kembali layanan RSUD Langsa,” ungkap Erizal.

Data Kerusakan Fasilitas RSUD Langsa Dampak Banjir

Dampak dan Kerusakan
1. Alat Kesehatan dan Penunjang Medis
• Generator set
• CT Scan
• MRI
• Mesin diagnostik
• Peralatan radiologi
• Alat kesehatan lainnya
2. Sistem dan Perangkat Komputerisasi
• Ratusan unit komputer Status: Rusak berat / tidak dapat diperbaiki
3. Fasilitas Pendukung
• Instalasi kelistrikan di area terdampak
• Perabotan dan sarana pendukung pelayanan
• Dokumen operasional (terdampak banjir)

Erizal juga mengatakan, RSUD Langsa telah menerima berbagai bantuan dan dukungan dari sejumlah pihak dalam upaya pemulihan pascabencana.

Bantuan tersebut antara lain, 1 unit Generator Set listrik dari Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI) dan Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI).

“Bantuan ini sangat membantu dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik rumah sakit,” ujarnya.

RSUD Langsa juga menerima bantuan berupa pinjaman peralatan radiologi dari RSUP H. Adam Malik Medan serta bantuan mesin diagnostik dari Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita.

BACA JUGA:  Rektor IAIN Langsa Bebaskan UKT bagi Ratusan Mahasiswa Terdampak Banjir

“Bantuan ini guna memastikan layanan penunjang diagnostik tetap berjalan selama masa pemulihan,” terang Erizal.

Selain itu, RSUD Langsa juga menerima bantuan alat kesehatan dan sarana penunjang lainnya dari berbagai instansi, berbagai ikatan, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Tidak lupa disampaikan, bahwa bantuan logistik juga disalurkan oleh para dermawan untuk mendukung operasional rumah sakit.

Melalui platform Kitabisa.com, RSUD Langsa menerima bantuan dari orang-orang baik di seluruh Indonesia, berupa kasur tempat tidur, sprei, peralatan radiologi, serta berbagai alat kesehatan lainnya yang memberikan kontribusi signifikan dalam pemulihan fasilitas dan kenyamanan pelayanan pasien.

RSUD Langsa juga memperoleh dukungan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berupa 1 unit perangkat Starlink untuk mendukung konektivitas layanan informasi, serta bantuan teknis dan support perbaikan terhadap sejumlah alat kesehatan yang mengalami kerusakan akibat banjir.

“Mewakili manajemen, saya sampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan, dukungan dan kepeduliannya,” pungkas Erizal.

Manajemen RSUD Langsa tetap berkomitmen untuk terus melakukan pemulihan secara bertahap agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat kembali berjalan optimal.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *