Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Setuju Masa Jabatan Kades di Aceh Delapan Tahun, Ini Kata Wakil Ketua DPRA 

DPRA
Wakil Ketua DPRA, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H. (Foto: hariandaerah.com).

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), menyetujui keinginan para Kepala Desa (Kades) di Aceh, agar masa jabatan delapan tahun, sesuai dengan perubahan Undang-Undang Desa terbaru. Nantinya aspirasi tersebut akan dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA).

Hal tersebut disampaikan, Wakil Ketua DPRA Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H. saat menerima pengunjuk rasa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Jumat (19/4/2024).

“Ini kita sedang merevisi UUPA. Saya pikir kita setuju supaya masa jabatan Keuchik di Aceh sama dengan UU Desa,” kata Teuku Raja Keumangan (TRK).

BACA JUGA:  Pj Gubernur Aceh Tinjau Pembangunan Pengaman Pantai di Aceh Selatan

Lebih lanjut, TRK mengatakan, Aceh memang tidak dapat menerapkan ketentuan tersebut karena berbenturan dengan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh (UUPA). Dalam UUPA itu juga mengatur masa jabatan kepala desa hanya enam tahun.

“Saat ini UUPA juga sudah masuk Prolegnas dan sedang dalam proses pembahasan untuk direvisi oleh DPR RI,” tutur TRK.

Pada kesempatan tersebut, TRK menegaskan, terkait revisi UUPA untuk masa jabatan Kades akan segera dibahas dalam rapat-rapat di DPRA. Pihaknya juga menyakini mayoritas wakil rakyat di parlemen Aceh itu sepakat.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Kirim Bantuan Masa Panik untuk Korban Puting Beliung Aceh Tenggara

“UUPA sudah masuk Prolegnas, dan UU Desa baru juga disahkan, maka nantinya segera kita sesuaikan dengan UU terbaru atau keinginan para kepala desa,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *