Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Syarat Lulus SMA Unggul CND Langsa, Siswa Wajib Buat Karya Tulis Ilmiah

IMG 20250218 181203
Kepala Sekolah SMA Unggul CND Kota Langsa, Muhammad Rizki S.Pd Gr. C.ME C.LS C.S. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

KOTA LANGSA – Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Cut Nyak Dhien (CND) Kota Langsa menjadikan Karya Tulis Ilmiah (KTI) sebagai syarat wajib lulus bagi siswa kelas XII (12) Tahun ajaran 2024-2025.

Program belajar berbasis Research Based Learning (RBL) ini adalah bentuk kemajuan di dunia Pendidikan di Indonesia, terutama di Aceh. Selain SMA Unggul CND Kota Langsa, informasinya ada juga SMA/Sederajat di Aceh yang sudah melaksanakan program ini, yaitu salah satu Sekolah di Aceh Utara.

Kepala Sekolah SMA Unggul CND Kota Langsa, Muhammad Rizki S.Pd Gr. C.ME C.LS C.S menyampaikan bahwa siswa kelas 12 SMA Unggul CND untuk tahun ajaran 2024/2025 akan mengikuti sidang Ujian Karya Tulis Ilmiah. Dimana KTI adalah suatu bentuk penulisan yang mengikuti metodologi ilmiah.

“Fokus penulisan karya ilmiah adalah pada penyelidikan, analisis, dan interpretasi data yang relevan pada bidang ilmu tertentu,” ucapnya kepada hariandaerah.com, Selasa (18/02/2025).

Untuk diketahui, tujuan penulisan karya ilmiah yang utama yaitu menyampaikan informasi yang akurat dan terverifikasi secara ilmiah kepada pembaca. Karya tulis ilmiah juga turut berkontribusi terhadap perkembangan pengetahuan dalam bidang ilmu tersebut.

BACA JUGA:  PGMI Raih Akreditasi Unggul, Dr Emi: Prestasi Pendidikan Berkualitas IAIN Langsa

Muhammad Rizki menjelaskan, karya tulis ilmiah ini biasanya disusun oleh para peneliti, ilmuwan, atau akademisi yang memiliki pengetahuan mendalam di bidangnya. Namun, dalam rangka meningkatkan pengetahuan siswa sekaligus memberikan gambaran dasar tentang Karya tulis ilmiah, mulai tahun pelajaran 2025 untuk tahun ketiga siswa kelas 12 diwajibkan menuliskan Karya Tulis Ilmiah di bawah bimbingan guru pembimbing selama 6 bulan.

“Sebagai pelajar, para siswa tidak harus menulis karya ilmiah dengan tingkat kompleksitas yang setara dengan karya profesor. Dengan keterbatasan sumber daya dan waktu untuk melakukan penelitian, fokus kita dalam menyusun karya ilmiah pelajar SMA/MA adalah pada pemahaman dasar atas topik yang dipelajari,” katanya.

Kepala Sekolah berprestasi di Aceh ini selanjutnya mengatakan, sidang KTI akan dilaksanakan pada tanggal 24-26 Februari 2025. Disini siswa membuktikan dirinya untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya di depan dewan penguji yaitu guru mereka sendiri, yang nantinya akan dipilih karya ilmiah terbaik dan akan dipubilkasikan di jurnal karya ilmiah.

BACA JUGA:  25 Anggota DPR Kota Langsa Periode 2024-2029 Dilantik

“Program belajar berbasis research ini menjadi salah satu syarat kelulusan bagi siswa kelas XII SMA Unggul CND,” ujarnya lagi.

Rizki menerangkan, bahwa Research Based Learning akan menjadi tradisi di SMA Unggul CND. Setiap siswa diwajibkan untuk melaksanakan pembelajaran tersebut dengan sebaik-baiknya guna memperluas wawasan mereka terhadap proses pembuatan sebuah karya tulis ilmiah.

Tujuan adanya Research Based Learning untuk menciptakan kreativitas, inovasi, dan riset supaya siswa bisa lebih bereksperimen dengan ide yang mereka dapatkan di lingkungan sosial.

“Jadi tidak hanya pembelajaran sains yang sering dipelajari oleh siswa, tetapi juga pembelajaran sosialnya pun harus lebih diperdalam lagi,” ungkap Muhammad Rizki.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *