BANDA ACEH – Di sela-sela kesibukan sebagai seorang pemimpin daerah atau ibu kota Provinsi Aceh, Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq menyempatkan diri untuk melihat secara langsung pelatihan Program Pandai Berhitung dengan Metode Gampang, Asyik dan Menyenangkan (Gasing) yang dipusatkan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 24 Banda Aceh, Senin (20/2/2023).
Koordinator pelaksana dari Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, Bhatara Pane mengatakan, Gasing merupakan metode pembelajaran matematika dasar yang diciptakan oleh Prof Yohanes Surya PhD. Dan Banda Aceh menjadi lokasi pertama di Provinsi Aceh yang menjajalnya. Di SDN 24, puluhan siswa dan guru sekolah dasar se-Banda Aceh akan mempelajari Metode Gasing tersebut selama 15 hari ke depan.
“Bukan hanya siswa, guru-guru pun turut dilatih sehingga nanti bisa berbagi ilmunya kepada yang lain,” kata Bhatara Pane.
Dalam kesempatan tersebut, Bhatara Pane mengharapkan, melalui Metode Gasing ini, anak-anak bisa menikmati matematika,
“Dan tidak lagi menjadi momok bagi orangtua maupun siswa. Dengan Gasing, kita bias belajar matematika dengan permainan dan lagu sehingga lebih gampang, asyik, dan menyenangkan,” ujarnya.
Lanjut Bhatara Pane, selama 15 hari pelatihan, para guru dan siswa sekolah dasar akan dibekali empat materi, yakni penjumlahan, perkalian, pengurangan, dan pembagian.
“Pengalaman di daerah lain, guru yang kita latih nanti akan bisa menjadi pelatih bagi guru lainnya. Dan siswanya juga bisa menjadi model bagi yang lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Bakri Siddiq mengucapkan, terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kemendikbud Ristek, Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, dan terkhusus Prof Yohanes yang telah melaksanakan kegiatan yang bernilai sangat strategis ini.
“Pelatihan Gasing ini adalah berkah akademis bagi para guru dan siswa kita. Ini adalah sebuah lompatan untuk mengakselerasi peningkatan kompetensi numerasi para siswa. Semoga pula dengan metode ini, anak-anak kita akan semakin termotivasi untuk belajar matematika,” kata Wali Kota Banda Aceh.
Lebih lanjut, Wali Kota Banda Aceh menyampaikan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan misi meningkatkan kualitas pendidikan yang diusung Pemko Banda Aceh.
“Insyaallah Banda Aceh pandai berhitung akan benar-benar terwujud guna menyongsong Generasi Emas Tahun 2045,” tutur Bakri Siddiq.
“Mudah-mudahan kualitas kompetensi numerasi anak-anak kita bisa meningkat secara signifikan melalui Metode Gasing ini. Kemudian dapat mencetak siswa/siswi yang mampu bersaing dan meraih prestasi dalam berbagai seleksi atau perlombaan tingkat lokal maupun nasional,” katanya.














