Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

350 Kasus TBC Terdeteksi di Tonjong, Puskesmas Luncurkan Pelacakan Aktif Hingga ke Rumah Warga

IMG 20261009 141723
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga dalam kegiatan pelacakan dan deteksi dini kasus Tuberkulosis di Kecamatan Tonjong. (Foto hariandaerah.com)

BREBES — Penyakit Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan kesehatan serius di Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Hingga Oktober 2026, tercatat 350 kasus telah teridentifikasi di wilayah kerja Puskesmas Tonjong — angka yang mendorong langkah responsif dan preventif secara menyeluruh.

Kepala Puskesmas Tonjong, Ida Trees Liatya, S.Si., Apt., membenarkan tingginya angka temuan tersebut saat kegiatan pelacakan kasus aktif di Desa Linggapura, Jumat (9/10/2026).

“Dari hasil pelacakan aktif, kami menemukan 32 orang positif TBC berdasarkan tes dahak dan 14 orang lainnya secara klinis,” ungkap Ida. Sebagian besar pasien kini tengah menjalani pengobatan intensif dan terpantau perkembangannya.

Untuk memutus rantai penularan, Puskesmas Tonjong kini tidak lagi hanya menunggu warga datang berobat. Strategi Active Case Finding (ACF) diterapkan — petugas kesehatan menyisir langsung permukiman warga di empat desa dengan kasus terbanyak, mencari mereka yang mengalami gejala seperti batuk kronis lebih dari dua minggu, demam tanpa sebab, keringat malam, dan penurunan berat badan drastis.

BACA JUGA:  HUT Bank Aceh Ke-53: Energi dan Semangat Baru Hadirkan Inovasi

Petugas berkolaborasi erat dengan kader kesehatan desa, sehingga warga yang terindikasi dapat segera diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan. Deteksi dini ini terbukti mempercepat penanganan sekaligus mencegah penularan lebih luas.

Ida menegaskan bahwa kesembuhan sangat bergantung pada kedisiplinan pasien. Menghentikan obat sebelum dinyatakan sembuh oleh tenaga medis berisiko menyebabkan bakteri menjadi kebal dan semakin sulit diobati.

BACA JUGA:  Kisruh SMPN 1 Bumiayu Berlanjut, Komite Usulkan Lima Guru yang Diduga Penggerak Demo untuk Dimutasi

Selain pengobatan, lingkungan rumah juga berperan penting. Ventilasi yang baik dan masuknya sinar matahari pagi ke dalam ruangan membantu membunuh bakteri TBC. Keluarga serumah dengan pasien juga diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) guna melindungi mereka dari penularan.

Upaya ini sejalan dengan target nasional eliminasi TBC pada tahun 2030. Masyarakat diimbau: jika mengalami batuk berkepanjangan, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dini adalah langkah terbaik melindungi diri, keluarga, dan lingkungan.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *