JAKARTA – Jumlah satuan pendidikan di Provinsi Jawa Timur yang meraih penghargaan Adiwiyata terbanya Tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencapai 124.
Dari jumlah tersebut, 85 lembaga satuan pendidikan mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional, sementara 39 lembaga menerima Adiwiyata Mandiri.
Jawa Timur memimpin perolehan penghargaan se-Indonesia, diikuti oleh Jawa Tengah dengan 81 lembaga, dan Kalimantan Timur dengan 57 lembaga.
Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada satuan pendidikan yang telah berhasil menerapkan praktik dan perilaku ramah lingkungan di lingkungan sekolah, serta aktif dalam Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi prestasi ini sebagai langkah awal yang positif dalam meningkatkan kebersihan dan kesadaran hidup sehat di kalangan siswa.
“Penghargaan ini tentu membanggakan bagi kami. Jika tahun ini ada 124 lembaga melaksanakan program Adiwiyata dan menerima penghargaan, maka ke depan kami berharap agar lebih banyak lagi,” tegasnya, Sabtu (21/10/2023).
Program Adiwiyata tidak hanya melibatkan siswa dalam upaya penghijauan dan menjaga kebersihan sekolah, tetapi juga melibatkan mereka dalam pengelolaan lingkungan dengan menerapkan konsep 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, dan Replant). Harapannya adalah bahwa siswa akan menjadi agen perubahan yang membawa perilaku baik ini ke dalam masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, mengungkapkan penghargaannya terhadap konsistensi sekolah dalam menerapkan gerakan peduli lingkungan. Ia juga berharap agar sekolah lain dapat mengikuti contoh yang baik ini, sesuai dengan visi Kemendikbudristek dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.
“Selamat untuk lembaga yang mendapat penghargaan Adiwiyata baik yang sifatnya mandiri maupun yang nasional. Semoga ini menjadi awal baik untuk terus meningkatkan dan menciptakan kualitas lingkungan yang sehat dan bersih,” ucapnya.
Semakin banyak lembaga pendidikan di Jawa Timur yang mengadopsi program Adiwiyata diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan bersih, serta memungkinkan siswa untuk berkembang dengan baik dalam setiap aspek pembelajaran di sekolah.














