Banda Aceh – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Aceh menggelar workshop bagi seluruh kader yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau anggota legislatif.
Workshop ini bertajuk Soliditas dan Sinergitas Membangun Kedaulatan Pangan dan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Februari 2025 di Banda Aceh.
Ketua DPW PAN Aceh, Mawardi Ali, secara resmi membuka kegiatan ini pada Jumat (21/2/2025).
Dalam sambutannya, Mawardi Ali menegaskan pentingnya kekompakan dan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun daerah.
“Dalam membangun daerah, kekompakan dan kerja sama antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan agar berbagai program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Mawardi Ali.
Workshop ini diikuti oleh lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) serta 59 anggota DPR Kabupaten/Kota se-Aceh.
Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi kader partai untuk memperkuat pemahaman terkait isu kedaulatan pangan serta mendukung kebijakan nasional di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Mawardi Ali menambahkan bahwa tema kedaulatan pangan diusung dalam workshop ini sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan dalam lima tahun mendatang.
“Kita ingin memastikan bahwa para anggota DPR dari PAN di Aceh memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebijakan pangan nasional serta mampu mengimplementasikannya di daerah masing-masing,” lanjutnya.
Dari 59 anggota DPR Kabupaten/Kota yang hadir, dua di antaranya berasal dari Kabupaten Aceh Barat Daya, yakni Said Rian Suherza dan Said Abbas.
Keduanya turut serta dalam kegiatan ini guna memperkuat wawasan dan jejaring dengan sesama legislator PAN di Aceh.
Said Rian Suherza diketahui menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR Kabupaten Aceh Barat Daya dan berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang mencakup Blangpidie, Susoh, dan Jeumpa.
Sementara itu, Said Abbas merupakan anggota DPR Kabupaten Aceh Barat Daya dari Dapil 2 yang meliputi Setia, Tangan-Tangan, Manggeng, dan Lembah Sabil.
Said Rian Suherza mengapresiasi kegiatan workshop ini dan menilai bahwa acara ini memiliki manfaat besar bagi peningkatan kapasitas anggota DPR di tingkat kabupaten dan kota.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai anggota DPR Kabupaten/Kota karena dapat meningkatkan kapasitas serta pemahaman terkait kebijakan pangan,” katanya.
Selain itu, menurutnya acara ini juga wadah mempererat silaturahmi antara sesama anggota DPR se-Aceh.
“Acara-acara seperti ini perlu terus dilakukan, ini sangat penting untuk peningkatan kualitas dan kapasitas anggota DPRA maupun DPRK dalam mengambil suatu kebijakan, terutama terkait masalah pangan,” katanya.
Workshop ini diisi dengan berbagai sesi diskusi dan pemaparan materi dari para pakar serta akademisi yang kompeten di bidang pangan dan pertanian.
Para peserta diharapkan dapat membawa wawasan yang diperoleh dalam kegiatan ini untuk diterapkan di daerah masing-masing guna mendukung ketahanan pangan di Aceh.
Dengan adanya workshop ini, DPW PAN Aceh berharap agar seluruh kader yang menjabat sebagai anggota legislatif dapat semakin solid dan memiliki visi yang sama dalam membangun kedaulatan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Aceh.








