Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Berikan Rasa Aman Saat Ngabuburit, Satlantas Polres Abdya Siaga di Titik Rawan Macet

Namun, meningkatnya mobilitas ini juga berdampak pada kepadatan lalu lintas di beberapa titik. 

IMG 20250305 WA0000 e1741158544597
Kanit Regident Satlantas Polres Abdya, Ipda Prawiro Djoko S, SH terlihat mengatur lalulintas di Simpang Ceurana Blangpidie

Aceh Barat Daya – Menjelang waktu berbuka puasa, aktivitas masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) semakin meningkat. Banyak warga yang ngabuburit, berburu takjil, atau sekadar menikmati suasana sore.

Namun, meningkatnya mobilitas ini juga berdampak pada kepadatan lalu lintas di beberapa titik.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Abdya turun langsung mengatur lalu lintas di sejumlah lokasi rawan kemacetan.

Beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan antara lain persimpangan lampu merah Simpang Ceurana, Jalan Persada Blangpidie, serta kawasan-kawasan yang menjadi pusat keramaian.

Dengan pengaturan lalu lintas yang lebih ketat, diharapkan kemacetan dapat diminimalisir dan masyarakat merasa lebih nyaman saat ngabuburit.

Kasat Lantas Polres Abdya, AKP Tri Andi Dharma melalui Kanit Regident Satlantas Polres Aceh Barat Daya, Ipda Prawiro Djoko S SH menyampaikan bahwa personel Satlantas telah disiagakan di beberapa titik untuk membantu kelancaran arus lalu lintas.

“Kami menempatkan personel di lokasi-lokasi yang sering mengalami kemacetan, terutama di kawasan pusat kota dan sekitar pasar takjil. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman selama bulan Ramadan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Tarif Air PDAM Meningkat, Pj Bupati Aceh Utara Langgar SK Gubernur

Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara untuk lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan mematuhi aturan berlalu lintas.

“Kami juga mengingatkan pengendara untuk tidak terburu-buru saat menjelang berbuka, karena faktor kelelahan dan kurangnya konsentrasi bisa meningkatkan risiko kecelakaan,” tambahnya.

Di samping mengatur arus lalu lintas, petugas Satlantas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

Para pengendara diimbau untuk selalu menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengguna mobil, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

“Kami ingin memastikan bahwa selain lancar, lalu lintas juga tetap aman. Jangan sampai karena ingin cepat sampai rumah untuk berbuka, masyarakat mengabaikan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” kata Ipda Prawiro Djoko.

Selain itu, bagi masyarakat yang memarkir kendaraannya di area pasar takjil atau tempat-tempat keramaian, diimbau untuk tidak sembarangan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Upaya Satlantas Polres Abdya ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga Blangpidie, Fadli (35), menyatakan bahwa kehadiran petugas sangat membantu dalam mengurai kemacetan, terutama di waktu-waktu sibuk menjelang berbuka.

“Biasanya kalau sore, jalanan ramai sekali, apalagi di sekitar pasar. Kalau tidak ada petugas, pasti tambah macet. Dengan adanya polisi yang mengatur lalu lintas, kami jadi merasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jemput Bola, Bulog Lebak dan Pandeglang Serap Gabah Petani

Hal senada juga disampaikan oleh Fitri (29), seorang pengunjung pasar takjil. “Saya sering beli takjil di daerah Jalan Persada, dan biasanya macet karena banyak kendaraan yang berhenti sembarangan. Tapi sekarang lebih tertib karena ada polisi yang mengatur,” katanya.

Satlantas Polres Abdya menegaskan bahwa pengamanan lalu lintas selama Ramadan akan terus dilakukan hingga akhir bulan suci, terutama di jam-jam sibuk seperti sore hari menjelang berbuka dan malam hari saat masyarakat beribadah.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman selama bulan Ramadan ini,” tutup Ipda Prawiro Djoko.

Dengan adanya pengamanan dari Satlantas Polres Abdya, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih nyaman tanpa harus khawatir dengan kemacetan atau risiko kecelakaan di jalan.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *