Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menggelar pelepasan 186 Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Langsa yang terdiri dari 75 Laki-Laki dan 111 Perempuan di Lapangan Merdeka Langsa sekitar pukul 06.00 WIB, Jum’at (23/05/2025).
Pelepasan dilakukan oleh Pj Sekda Kota Langsa Suriyatno AP MSP bersama Forkopimda, Pimpinan Bank Aceh Syariah Langsa, Ketua MPU, MAA, MPD, Para Asisten, Pimpinan OPD, perwakilan keluarga jamaah dan ratusan masyarakat.
Jamaah Calon Haji asal Kota Langsa tergabung dalam Embarkasi Aceh Kloter 07 BTJ bersama jamaah asal Aceh Tamiang, Aceh Barat dan Kota Sabang.
Pj Sekda Kota Langsa, Suriyatno AP MSP dalam sambutannya menyampaikan agar para Jamaah Calon Haji ini selalu diberikan kesehatan dari awal keberangkatan sampai melaksanakan rukun Haji dan tiba kembali di Kota Langsa.

“Semoga seluruh calon tamu Allah SWT menjadi haji mabrur, diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan-Nya, mulai dari perjalan sampai ke tanah suci untuk melaksanakan seluruh rukun-rukun haji dan kembali ke tanah air dengan sehat wal’afiat,” ucap Suriyatno yang diamini tamu undangan.
Kepala Kantor Kemenag Kota Langsa, H. Fadhli S.Ag melalui Plh. Kasi PHU, Munawir Abdullah S.Sos.I M.Pd mengatakan bahwa 186 JCH Kota Langsa berasal dari 5 Kecamatan, yaiitu Langsa Kota 91 orang, Langsa Barat 13 orang, Langsa Baro 50 orang, Langsa Lama 16 orang dan Langsa Timur 16 orang. Semua terdiri dari 75 Laki-Laki dan 111 Perempuan.
Adapun Jamaah Calon Haji yang tertua, yaitu seorang wanita berusia 88 Tahun bernama Nurhayati Binti Abdullah Ibrahim dan termuda seorang pria 25 Tahun bernama Muhammad Arif Ardilla Bin Mansur.
Keberangkatan JCH Kota Langsa ke embarkasi Banda Aceh menggunakan 8 armada bus dengan dikawal 3 mobil Panitia, 4 mobil Ambulance, 1 double cabin Foreder Polisi (patroli pengawalan) dan 1 double cabin Dinas Perhubungan (pengamanan tertutup).
“JCH asal Kota Langsa akan di terima di Asrama Haji tanggal 23 Mei 2025 pukul 20.00 WIB dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah tanggal 24 Mei 2025 pukul 22.00 WIB,” ungkap Munawir Abdullah.














