KOTA LANGSA – Krisis air bersih terjadi di Kota Langsa, tepatnya di Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat. Hampir 10 hari warga disana tidak bisa menikmati air bersih yang disuplai dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuneng Langsa.
Atas kejadian itu, warga Kuala Langsa sangat mengeluhkan atas air Perumda Kota Langsa yang mati hampir 10 hari karena sampai saat ini tidak ada solusi apapun walau sudah dilaporkan ke pihak PDAM.
Salah seorang warga Gampong Kuala Langsa menyampaikan, bahwa di daerah mereka sudah 10 hari air sama sekali tidak hidup dan mengalami kekeringan karena biasanya di Kuala Langsa jadwal air hidup hanya di malam hari.
“Sudah 10 hari air ditempat kami memang benar-benar tidak hidup. Biasanya pun jadwal air hidup hanya di malam hari saja,” ucap warga yang enggan disebutkan namanya kepada hariandaerah.com, Rabu (03/09/2025).
Warga ini menyebutkan, bahwa matinya air PDAM juga sering terjadi di saat Hari Raya (Lebaran) atupun Maulid. Sehingga kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari seperti memasak dan bersuci tidak ada.
“Beberapa hari ini kami terpaksa beli air lengkong. Mahal loh bang, 25 ribu untuk 1 drom biru biasa itu,” katanya dengan ketus.
Informasi yang didapat, matinya air di Gampong Kuala Langsa ini terjadi mulai dari Dusun Harapan sampai dengan KM7.
“Tidak sanggup juga kita kalau harus beli air lagi, sedangkan biaya PDAM kan harus kita bayar juga,” sebutnya penuh kekesalan.
Lebih lanjut warga ini mengatakan, bahwa dirinya sudah pernah melaporkan ke pihak PDAM beberapa hari lalu, namun sampai hari ini airnya belum juga hidup.
”Saya juga tadi ada datang ke PDAM yang di Langsa Barat untuk melaporkan dan menanyakan solusi, namun mereka bilang belum tahu dimana kesalahan sehingga air belum juga hidup,” terangnya.
Warga Kuala Langsa ini sempat bersitegang dengan pihak PDAM saat melapor, karena kenapa waktu air mati beberapa hari yang lalu tidak segera dilakukan pengecekan dan perbaikan.
”Sekarang mereka sibuk dan baru mencari tahu. Itupun setelah ada warga Kuala Langsa yang melapor,” tandas warga ini.














