Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Fakultas Peternakan Unand Distribusikan Ribuan Telur untuk Warga Terdampak Banjir Batu Busuk

Tim Peduli Bencana Fakultas Peternakan Unand menyerahkan bantuan 8.400 butir telur kepada warga terdampak banjir dan longsor di Batu Busuk, Kecamatan Kuranji, Padang.(Foto:IST)
Tim Peduli Bencana Fakultas Peternakan Unand menyerahkan bantuan 8.400 butir telur kepada warga terdampak banjir dan longsor di Batu Busuk, Kecamatan Kuranji, Padang.(Foto:IST)

Padang – Tim Peduli Bencana Fakultas Peternakan Universitas Andalas menyalurkan bantuan kepada masyarakat Batu Busuk yang mengalami dampak banjir bandang dan longsor, pada Sabtu pagi (6/12/2025).

Rombongan yang terdiri dari pimpinan dan dosen Fakultas Peternakan berangkat dari Kampus Limau Manis menuju lokasi terdampak, membawa 8.400 butir telur dengan menggunakan satu unit mobil pengangkut. Penyaluran dilakukan di sejumlah titik bencana mulai dari kawasan Koto Lua hingga area PLTA Kuranji.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Dekan II Dr. Nurhayati dan Ketua Senat Fakultas Peternakan Prof. Asdi Agustar, yang turut meninjau langsung kondisi kerusakan parah yang melanda wilayah Batu Busuk dan Lambung Bukik.

Bantuan telur tersebut disalurkan ke beberapa dapur umum dengan pendampingan Babinkamtibmas Maulana serta Ketua RT Edi Tando. Tercatat ada tiga dapur umum yang setiap hari menyiapkan makanan bagi warga terdampak banjir.

BACA JUGA:  PDAM Tirta Alami Tanah Datar Terus Berbenah Demi Pelayanan Air Bersih

Kerusakan berat terlihat di banyak titik, mulai dari rumah penduduk yang hancur hingga persawahan yang tertimbun material banjir. Kondisi ini diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi berkepanjangan bagi masyarakat setempat.

Saat ini berbagai bantuan berupa kebutuhan pokok dan pakaian terus berdatangan. Namun, persoalan utama bagi warga adalah tempat tinggal, sebab tidak sedikit rumah yang hilang terseret arus atau rusak total.

Banjir bandang dan longsor hebat tersebut terjadi pada 27 November 2025, dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang membuat sungai-sungai meluap dan menyeret apa pun yang dilewati aliran air.

Wilayah Batu Busuk dan Lambung Bukik menjadi kawasan dengan kerusakan paling parah. Puluhan rumah terseret arus, sementara kayu gelondongan yang terbawa banjir merobohkan bangunan, termasuk merusak jembatan Batu Busuk dan Gunung Nago.

Dalam kesempatan itu, Wakil Dekan II Dr. Nurhayati menyampaikan pesan penguatan kepada warga. “Kami berharap masyarakat yang tertimpa musibah tetap tabah dan tidak putus asa. Mari bangkit bersama dan mengambil hikmah dari peristiwa ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jalin Silaturahmi, Babinsa Bersama Warga Idi Rayeuk Kerja Bakti Bersihkan Mesjid

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Sosial Ekonomi Peternakan Prof. Asdi Agustar menegaskan perlunya langkah lanjutan setelah fase darurat. “Kita perlu melakukan pemetaan atas bencana yang terjadi serta merumuskan strategi untuk membangun kembali ekonomi masyarakat terdampak,” katanya.

Dengan penyerahan bantuan ini, Fakultas Peternakan Unand berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas antara kampus dan warga sekitar. Kolaborasi dan kepedulian berkelanjutan diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pascabencana serta mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Batu Busuk seperti sediakala.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *