Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Penerapan Kurikulum Cinta: Mahasiswa KPM 11 UIN SUNA Bangun Taman TOGA di MIN 35 Kuta Makmur

IMG 20251207 WA0008
Mahasiswa KPM UIN SUNA Lhokseumawe bersama kepala MIN dan siswa. hariandaerah.com/foto. nurmansyah

ACEH UTARA — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 11 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah yang bertugas di Gampong Dayah Meunara melaksanakan program pengabdian bertema Ekoteologi dan Penerapan Kurikulum Cinta di MIN 35 Kuta Makmur pada selasa (2/12) Implementasi program tersebut diwujudkan melalui pembangunan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) bersama para siswa.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa menanam berbagai jenis tanaman obat seperti lidah buaya, jahe, kencur, sereh, hingga tanaman betadine. Usai penanaman, para mahasiswa juga memberikan edukasi kepada siswa mengenai manfaat tiap tanaman sebagai bentuk pengenalan konsep cinta lingkungan sejak dini melalui pendekatan ekoteologi.(7/12/25)

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala MIN 35 Kuta Makmur, M. Amin, S.Pd., M.Pd., serta Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Zainal Abidin, S.Pd. Keduanya memberikan apresiasi atas terlaksananya program tersebut.

Kepala Madrasah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada mahasiswa KPM 11.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian di Gampong Dayah Meunara. Alhamdulillah, hasil kegiatan hari ini benar-benar di luar ekspektasi saya. Padahal kondisi cuaca beberapa hari terakhir sangat tidak mendukung karena hujan deras hampir satu minggu penuh, tetapi hasil penanaman Taman TOGA ini tetap maksimal.

Ada banyak jenis tanaman obat yang berhasil ditanam, lengkap dengan label dan nama latin setiap tumbuhan. Saya sangat berterima kasih karena adik-adik mengerjakan semuanya dengan penuh keikhlasan dan tanpa pamrih. Semoga sukses selalu ke depannya, dan semoga Allah memudahkan segala urusan perkuliahannya.”

BACA JUGA:  Hadiri Diskusi Konektivitas Penerbangan, Ini Harapan Plt Sekda Simeulue

Program Taman TOGA ini diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukasi terkait kesehatan alami, ekologi, dan penguatan karakter cinta lingkungan bagi para siswa.

Mahasiswa KPM 11 berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat dalam jangka panjang bagi warga sekolah. Mereka juga berharap Taman TOGA yang dibangun dapat terus dirawat dan menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran berbasis lingkungan di MIN 35 Kuta Makmur. Cinta: Mahasiswa KPM 11 UIN SUNA Bangun Taman TOGA di MIN 35 Kuta Makmur

ACEH UTARA — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 11 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah yang bertugas di Gampong Dayah Meunara melaksanakan program pengabdian bertema Ekoteologi dan Penerapan Kurikulum Cinta di MIN 35 Kuta Makmur pada selasa (2/12) Implementasi program tersebut diwujudkan melalui pembangunan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) bersama para siswa.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa menanam berbagai jenis tanaman obat seperti lidah buaya, jahe, kencur, sereh, hingga tanaman betadine. Usai penanaman, para mahasiswa juga memberikan edukasi kepada siswa mengenai manfaat tiap tanaman sebagai bentuk pengenalan konsep cinta lingkungan sejak dini melalui pendekatan ekoteologi.(7/12/25)

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala MIN 35 Kuta Makmur, M. Amin, S.Pd., M.Pd., serta Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Zainal Abidin, S.Pd. Keduanya memberikan apresiasi atas terlaksananya program tersebut.

BACA JUGA:  BLK Kosambi Diresmikan Sekaligus Buka Pelatihan Kerja, Bupati Maesyal: Ini Langkah Mengurangi Pengangguran

Kepala Madrasah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada mahasiswa KPM 11.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian di Gampong Dayah Meunara. Alhamdulillah, hasil kegiatan hari ini benar-benar di luar ekspektasi saya. Padahal kondisi cuaca beberapa hari terakhir sangat tidak mendukung karena hujan deras hampir satu minggu penuh, tetapi hasil penanaman Taman TOGA ini tetap maksimal.

Ada banyak jenis tanaman obat yang berhasil ditanam, lengkap dengan label dan nama latin setiap tumbuhan. Saya sangat berterima kasih karena adik-adik mengerjakan semuanya dengan penuh keikhlasan dan tanpa pamrih. Semoga sukses selalu ke depannya, dan semoga Allah memudahkan segala urusan perkuliahannya.”

Program Taman TOGA ini diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukasi terkait kesehatan alami, ekologi, dan penguatan karakter cinta lingkungan bagi para siswa.

Mahasiswa KPM 11 berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat dalam jangka panjang bagi warga sekolah. Mereka juga berharap Taman TOGA yang dibangun dapat terus dirawat dan menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran berbasis lingkungan di MIN 35 Kuta Makmur.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *