Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Ketua Pengadilan Langsa: Isu Wali Kota Kabur dan Karaoke saat Banjir Tidak Benar

IMG 20251220 191518
Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Kemas Reynald Mei. (Foto:hariandaerah.com/Sukma)

KOTA LANGSA – Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Kemas Reynald Mei SH MH dengan tegas membantah isu tak sedap yang menerpa Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE karena dianggap kabur dan juga berkaraoke di Medan saat banjir melanda Kota Langsa.

“Terkait isu Wali Kota Langsa kabur dan karaoke saat banjir di Medan adalah “Tidak Benar”,” ucap Ketua PN Langsa kepada hariandaerah.com, Sabtu (20/12/2025).

Lebih lanjut Kemas Reynald menjelaskan bahwa saat banjir, dirinya menghubungi semua Forkopimda termasuk pak Wali Kota Langsa untuk meminta tolong karena keluarga terdampak banjir.

“Namun ternyata Wali Kota Langsa sedang di Jakarta dan keluarganya juga ikut terdampak banjir di Langsa,” terangnya.

BACA JUGA:  Raih Tiga Juara, Kota Langsa Peringkat 4 FASI ke-XIV Aceh
IMG 20251220 191623
Wali Kota Langsa bersama Ketua PN Langsa dan 2 tokoh muda asal Aceh di Pelabuhan Belawan Medan, November 2025.

Ketua PN Langsa memgatakan, dirinya saat itu sedang diklat dari Mahkamah Agung di Bogor dan meminta ijin untuk dapat pulang lebih awal. Kemudian hari Jum’at, tanggal 28 November 2025 berangkat ke Medan.

“Karena jalan darat Medan-Langsa putus. Saya menghubungi Wali Kota yang saat itu sedang makan. Saya ingin mengikuti rencana beliau pulang naik kapal perang KRI,” kata Kemas.

Kemudian Kemas Reynald bertemu Wali Kota Langsa di Jco, yang sedang sibuk berkordinasi pembelian bahan makanan dan telur dalam jumlah besar untuk dapat dimuat di kapal perang secepat mungkin.

“Rencana pak Wali Kota naik kapal KRI dan berangkat ke Langsa malam itu juga (28/11). Namun terkendala loading bbm kapal dan bahan makanan yang belum selesai, sehingga kami tetap menunggu,” sebut Kemas.

BACA JUGA:  Wartawan Dituding Pungli Usai Bongkar Dugaan Bisnis Kotor Oknum Kepala Desa di PLTMH

Ditambahkan, karena tidak memungkinkan lagi menunggu, dimana Medan juga kena banjir dan hunian hotel penuh. “Kami menginap di oyo dan esok harinya baru ke pelabuhan belawan untuk menaiki KRI,” ujarnya.

“Ada 18 orang yang ikut serta pulang ke Kota Langsa dengan KRI saat itu, diantaranya bapak Wali Kota, saya dan 1 hakim, serta seorang anggota DPRK Langsa dan Ketua KNPI Kota Langsa,” ungkap Kemas Reynald.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *