Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dinkes Brebes Pastikan Perawatan Optimal untuk Korban Kecelakaan Tol Pejagan-Pemalang

IMG 20260318 WA0054
Kepala Dinkesda Brebes dr. Heru Padmonobo, M.Kes.,saat melaksanakan kunjungan guna memastikan penanganan dan perawatan yang optimal bagi korban kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Pejagan–Pemalang.(Foto hariandaerah.com/PZ)

BREBES– Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, secara langsung melakukan kunjungan lapangan ke beberapa fasilitas pelayanan kesehatan pada Rabu pagi (18/03/2026).

Tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan penanganan dan perawatan yang optimal bagi korban kecelakaan lalu lintas skala sedang yang terjadi di ruas Tol Pejagan–Pemalang KM 259A, Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, pada Selasa malam (17/03/2026) sekitar pukul 21.15 WIB.

Kecelakaan yang melibatkan sebuah truk barang dan Bus penumpang tersebut menyebabkan beberapa korban dengan tingkat cidera bervariasi. Setelah kejadian, tim penyelamatan bersama petugas kepolisian dan petugas kesehatan segera merespon dengan mengangkut korban ke dua rumah sakit terdekat, yaitu Rumah Sakit Bhakti Asih dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes.

Dalam kunjungannya, dr. Heru Padmonobo didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Brebes, dr. Arlinda Rosmelani, serta beberapa staf teknis terkait. Di Rumah Sakit Bhakti Asih, mereka langsung bertemu dengan Direktur RS Bhakti Asih.  dr. Khosiatun Azmi, MMR., yang menyampaikan kondisi terkini korban yang sedang dirawat.

BACA JUGA:  Relawan All Cipayung Bergerak Masuk Kampung Pemukiman Masyarakat Cilegon dan Serang

“Kami ingin memastikan bahwa setiap korban mendapatkan perawatan yang maksimal sesuai standar pelayanan kesehatan. Mulai dari penanganan awal di lokasi kejadian hingga perawatan intensif di rumah sakit harus berjalan lancar dan sesuai protokol,” ujar dr. Heru kepada awak media hariandaerah.com usai melakukan kunjungan di RS Bhakti Asih.

Diketahui dari jumlah korban keseluruhan yang meninggal dunia satu orang dan yang luka-luka 33 orang, sementara di RS Bhakti Asih terdapat 14 korban yang menerima perawatan, sedang dalam tahap stabilisasi kondisi. Sementara itu, di RSUD Brebes, sebanyak 11 korban sedang menjalani perawatan, dengan sebagian besar menderita luka sayatan dan memar yang membutuhkan pengawasan lebih lanjut dan 8 orang melakukan rawat jalan.

Selain meninjau kondisi korban, tim Dinkes juga mengecek ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan di kedua rumah sakit, seperti stok obat-obatan penting, alat bantu medis, serta kapasitas tempat tidur untuk penanganan darurat seperti ini.

dr. Arlinda menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan agar kedua rumah sakit tetap siap siaga dan melakukan koordinasi erat dengan tim penyelamatan serta pihak kepolisian untuk pemantauan kondisi yang berkelanjutan.

BACA JUGA:  Tiang Bendera di Halaman Kantor Kecamatan Sukadiri Roboh, Ormas KITA Minta Segera Diperbaiki

“Kita juga telah menyusun langkah antisipasi jika terjadi peningkatan jumlah korban atau kondisi yang membutuhkan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lebih tinggi. Komunikasi antar pihak harus selalu terjaga agar tidak ada kesenjangan dalam pelayanan,” jelas dr. Arlinda.

Sebagai tindak lanjut, Dinkes Brebes akan melakukan evaluasi terhadap penanganan kecelakaan ini untuk memperbaiki sistem respon darurat kesehatan di wilayah sekitar jalur tol. Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan pihak pengelola tol untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan menyediakan titik-titik penanganan pertama yang lebih mudah dijangkau di sepanjang ruas tol tersebut.

Sampai saat ini, kondisi sebagian besar korban menunjukkan perkembangan positif dan beberapa di antaranya diperkirakan dapat pulang dalam beberapa hari ke depan setelah menjalani pemeriksaan menyeluruh.

 

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *