Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Dunia  

Fasilitas Cuci Jemur Gratis Tersedia di Hotel Jemaah Brebes: Ada Aturan Baru, Ini Waktu Terbaik Menggunakannya

IMG 20260516 WA0030
Terlihat jemaah haji asal Brebes sedang mencuci di tempat khusus yang telah di siapkan oleh pihak Hotel Al Khulafa Al Fedy, Sektor 1 Syisah Makkah.(Foto dok PHD Brebes/hariandaerah.com)

MAKKAH – Kenyamanan dan kebutuhan sehari-hari jemaah haji Indonesia menjadi perhatian utama dalam pelayanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Bagi jemaah Kloter SOC 8 asal Kabupaten Brebes yang ditempatkan di Hotel Al Khulafa Al Fedy, Sektor 1 Syisah, Makkah, tersedia fasilitas pendukung yang sangat membantu kebutuhan kebersihan, berupa ruangan khusus pencucian dan penjemuran pakaian yang berlokasi di Lantai R.

Hal tersebut diungkapkan Azmi Asmuni Majid, selaku Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Brebes tahun 2026, dalam keterangannya kepada awak media hariandaerah.com, Sabtu (16/05/2026).

Azmi menjelaskan, fasilitas ini disediakan secara khusus karena merupakan ketentuan wajib atau mandatory yang ditetapkan oleh Tim Pengelola Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH). Pihak hotel diwajibkan menyediakan area pencucian lengkap dengan sejumlah mesin cuci jenis bukaan atas (top loading) yang dapat digunakan secara gratis oleh seluruh jemaah. Lokasinya pun sangat strategis, berada dalam satu lantai dengan tempat pengambilan logistik konsumsi makanan, sehingga sangat memudahkan mobilitas jemaah.

Meski pihak hotel juga menyediakan layanan jasa pencucian berbayar yang bisa dimanfaatkan jika antrean di fasilitas umum sedang padat, namun mayoritas jemaah justru lebih memilih mencuci sendiri. Menurut Azmi, kegiatan ini bukan sekadar urusan kebersihan, melainkan momen berharga untuk mempererat persaudaraan antar sesama warga Brebes.

“Jemaah lebih suka mencuci sendiri selain karena lebih hemat, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi. Di sana mereka saling mengenal, mengobrol, berbagi cerita, hingga saling curhat. Suasananya jadi sangat akrab, kekeluargaan, lebih santai, dan bisa menghilangkan rasa lelah setelah beribadah,” ungkap Azmi.

BACA JUGA:  Komplek Rumah Sakit Gaza Digempur Israel Lagi, 500 Orang Tewas

Terkait pengelolaan kebersihan pakaian, ada perubahan aturan yang berlaku pada musim haji tahun ini atas perintah pemerintah Arab Saudi. Jika sebelumnya sering terlihat jemaah menjemur pakaian di atap bangunan atau rooftop, mulai tahun ini praktik tersebut dilarang keras. Larangan ini diterapkan demi menjaga aspek keselamatan, keamanan, serta keindahan dan estetika Kota Makkah. Sebagai gantinya, pihak hotel telah menyiapkan ruang penjemuran tertutup dan khusus yang lokasinya berdekatan langsung dengan tempat pencucian, sehingga pakaian tetap aman dan terlindungi.

Selain larangan menjemur di atap, jemaah juga diingatkan untuk tidak menggantungkan atau menjemur pakaian di luar jendela maupun balkon kamar masing-masing. Hal ini juga masuk dalam aturan ketat pemerintah setempat guna menjaga keindahan pemandangan kota yang sakral tersebut.

Mengingat jumlah jemaah dalam satu kloter cukup banyak dan jumlah mesin cuci terbatas, antrean panjang sering kali tak terelakkan pada jam-jam tertentu. Azmi pun memberikan imbauan agar jemaah pandai memilih waktu yang tepat untuk mencuci.

“Pilihlah waktu terbaik agar tidak mengantre lama. Waktu sibuk biasanya pagi sekitar pukul 06.00, dan sore selepas salat Ashar. Kami sarankan mencuci saat sepi, yaitu setelah salat Isya atau menjelang Subuh. Di jam-jam itu antrean kosong, jemaah lebih leluasa bergerak, dan hasilnya pun lebih memuaskan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pro Putin Dukung Palestina, Nyatakan Siap Perang Lawan Israel

Sementara itu, Faizin, salah satu jemaah asal Brebes yang tergabung dalam Kloter SOC 8, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan fasilitas ini. Menurutnya, tersedia sekitar 10 unit mesin cuci dan ruang jemur yang cukup luas.

“Fasilitas ini sangat membantu sekali. Mesinnya ada cukup banyak, sekitar 10 unit, dan area jemurnya pun luas. Memang sih, karena sekarang di dalam gedung, proses pengeringannya agak lama, bisa seharian. Kalau dulu kan masih boleh di atap, jadi lebih cepat kering kena angin dan matahari. Tapi bagaimanapun juga, fasilitas yang disediakan ini sudah sangat memadai dan kami bersyukur,” ucap Faizin.

Dengan adanya fasilitas lengkap dan aturan yang jelas ini, diharapkan seluruh jemaah haji asal Kabupaten Brebes dapat menjaga kebersihan diri dan pakaiannya dengan nyaman dan tertib, serta tetap fokus menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tenang, lancar, dan mabrur.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *