KOTA LANGSA – Hujan deras pada Kamis (05/11/2026) dini hari mengakibatkan meluapnya air waduk waduk PTPN IV Regional 6 di Kota Langsa dan kembali menggenangi permukiman warga.
Terdapat sekitar 50 rumah warga di Dusun Bukit, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro terdampak akibat luapan air tersebut.
Warga setempat pun meminta pihak perusahaan plat merah di Kota Langsa ini untuk dapat bertanggung jawab dan memikirkan solusi atas permasalahan tersebut.
Ketua Pemuda Gampong Paya Bujok Seuleumak, Tarmizi menyampaikan, bahwa air dari waduk PTPN Langsa yang meluap langsung masuk ke permukiman dan merendam rumah warga hingga menyebabkan sejumlah perabotan rumah tangga rusak.
”Meluapnya air dari Waduk PTPN Langsa langsung masuk ke permukiman warga di Dusun Bukit. Sayang perabotan warga,” ucapnya kepada hariandaerah.com.
Ia menjelaskan, bahwa persoalan banjir ini bukan pertama kali terjadi. Namun sudah bertahun-tahun air limpahan tersebut masuk ke permukiman warga dan merendam rumah.
“Kami berharap persoalan ini harus mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan agar masyarakat tidak selalu menjadi korban setiap kali air waduk meluap,” tegas Tarmizi.
Menurutnya, selain merendam rumah dan merusak perabotan, banjir juga berdampak terhadap warga yang sedang sakit. Seorang warga yang sakit pun harus dievakuasi ke rumah warga lain yang tidak terdampak banjir.
”Warga yang sakit tadi sudah dievakuasi ke rumah warga yang tidak terkena banjir,” ungkap Tarmizi.
Sementara itu, Geuchik Gampong Paya Bujok Seuleumak, M. Syarifuddin mengatakan, bahwa genangan air yang masuk ke rumah warga diakibatkan volume hujan yang lebat sejak pukul 04.00 WIB.
“Kondisi itu membuat waduk PTPN tidak dapat menampung derasnya air sehingga masuk ke permukiman warga,” katanya saat dikonfirmasi awak media.
“Kita perkirakan sekitar 50 rumah warga mengalami kebanjiran. Untuk saat ini, kami sudah mengevakuasi warga ke tempat yang aman,” pungkasnya.
Pemerintah Gampong Paya Bujok Seulemak dan warga meminta PTPN IV Regional 6 untuk serius. Perusahaan harus menormalisasi saluran dan memperbaiki waduk agar limpahan air tidak kembali menggenangi permukiman warga.
Karena persoalan banjir di Dusun Bukit Gampong Paya Bujok Seulemak juga pernah dikeluhkan masyarakat pada November tahun 2025 lalu.














