Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Tepati Aspirasi Warga, Bupati Paramitha Selesaikan Jalan Poros Jagalempeni–Tegalgandu Senilai Rp2,6 Miliar

IMG 20260708 WA0023
Ruas jalan poros Jagalempeni–Tegalgandu nomor ruas 289 di Kecamatan Wanasari kini tampak mulus dan kokoh setelah selesai direkonstruksi. Proyek senilai Rp2,6 miliar ini merupakan wujud kepedulian Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dalam menindaklanjuti aspirasi warga.(Foto dok hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Warga empat desa di Kecamatan Wanasari—Desa Jagalempeni, Tegalgandu, Siwungkuk, dan Dukuhringin—akhirnya menyambut kabar gembira. Harapan lama akan akses jalan yang layak kini terwujud sepenuhnya, berkat kepedulian serta respons cepat Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dan dinas terkait yang serius menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Bukti nyata perhatian pemerintah daerah terlihat dari selesainya rekonstruksi jalan poros Jagalempeni–Tegalgandu nomor ruas 289. Proyek strategis yang dikerjakan CV Fakhrul Jaya ini menelan anggaran Rp2.670.239.000 dan telah rampung 100 persen.

Pekerjaan mencakup pembangunan jalan beton sepanjang 526 meter (gabungan segmen 405 dan 121 meter), serta pengerasan beraspal AC-WC sepanjang 848 meter. Secara total, panjang jalan yang diperbaiki mencapai 1.374 meter.

Perubahannya sangat mencolok: jalan yang dulunya tidak rata, berlubang, dan sulit dilalui, kini berubah menjadi mulus, halus, dan kokoh. Perbedaan yang sangat jauh ini bahkan sempat menjadi perbincangan hangat dan viral di media sosial.

BACA JUGA:  Verifikasi Faktual PSI di Kota Tegal, Langkah Strategis Membangun Partai!

Kehadiran jalan baru ini membawa dampak luas bagi warga: memperlancar mobilitas harian, membuka peluang ekonomi, mempermudah angkut hasil bumi, serta mendukung kegiatan sosial dan pendidikan.

Manfaat nyata langsung dirasakan Abdul Rozak, pedagang bakso asal Desa Glonggong, saat ditemui awak media hariandaerah.com, Rabu (8/7/2026).

Dulu ia harus berkeliling jauh demi mencari pembeli. Kini, cukup mangkal di pinggir jalan baru dekat lapangan sepak bola Desa Jagalempeni—lokasi yang setiap sore ramai dikunjungi muda-mudi dan warga yang bersantai—dagangannya laku lebih cepat.

“Awalnya jualan pendapatannya kurang, tapi beberapa hari terakhir lumayan ramai,” ujarnya.

Ia pun berterima kasih kepada Bupati Brebes. “Mudah-mudahan nanti jalan ini tersambung sampai Desa Glonggong, supaya kemudahan ini bisa dirasakan semua warga,” harapnya penuh syukur.

Kepuasan serupa disampaikan Sakuri (47), petani asal Desa Tegalgandu yang lahannya berada tepat di pinggir ruas jalan tersebut. “Dulu jalan susah dilalui, sekarang sudah rapi dan halus. Ini sangat memudahkan kami berpergian maupun mengangkut hasil pertanian,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wujudkan Polri Humanis, Polda Aceh Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Neuheun

Pembangunan ini bukan peristiwa tunggal. Sejak Paramitha Widya Kusuma dan Wakil Bupati Wurja memimpin, perbaikan infrastruktur di seluruh Brebes berjalan pesat; ruas jalan rusak maupun terisolir kini ditangani bertahap.

Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen terus merespons keluhan, masukan, maupun kritikan warga, terutama soal akses jalan. Bupati Paramitha secara terbuka mengajak masyarakat melaporkan titik jalan yang rusak, untuk ditangani sesuai skala prioritas. Warga pun berharap semangat pembangunan ini terus berlanjut demi kesejahteraan seluruh masyarakat Brebes.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *