SIMEULUE – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Simeulue menggelar acara lepas sambut Kepala Dinas dari pejabat lama kepada pejabat baru yang dirangkaikan dengan silaturahmi keluarga besar DP3AKB di Pantai Matanurung, Minggu (5/7/2026).
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh seluruh jajaran DP3AKB Kabupaten Simeulue, Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB), Ketua IPEKB, Koordinator Balai Penyuluhan KB dari 10 kecamatan, serta keluarga besar DP3AKB.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Selain menjadi momen perpisahan dengan Kepala Dinas sebelumnya, dan beberapa pejabat Fungsional, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menyambut Kepala Dinas yang baru serta mempererat tali silaturahmi di lingkungan kerja.
“Terima kasih atas dukungan seluruh rekan-rekan selama saya mengemban amanah di sini. Dinamika yang kita lalui bersama telah membuahkan banyak pencapaian positif. Saya berharap prestasi yang ada dapat terus ditingkatkan demi kemajuan Kabupaten Simeulue,” ujar Supriman Juliansyah, S.Pi, M.M.
Selamat datang dan selamat mengemban amanah kepada Ibu Kepala Dinas yang baru Ibu Isdawati, S.Pi., Semoga membawa semangat, energi, dan langkah-langkah terbaik untuk kemajuan DP3AKB ke depan.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, sinergi, dan kekompakan keluarga besar DP3AKB Kabupaten Simeulue terus terjaga, sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas yang baru Isdawati, S.Pi., dalam arahannya menegaskan kesiapan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan amanah ini merupakan tanggung jawab besar. Kami akan fokus pada penguatan sinergi internal serta kolaborasi lintas sektor agar program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan KB di Simeulue dapat berjalan lebih optimal.
“Terima kasih juga kepada Bapak Kepala Dinas sebelumnya Supriman Juliansyah, S.Pi, MM., atas dedikasi, pengabdian, dan kebersamaan yang telah diberikan selama memimpin DP3AKB.” Ucap Isdawati. (*)














