Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Atap SDN Kedung Dalam 2 Roboh, Pemkab Tangerang Gerak Cepat Rehabilitasi

berita a8ed9987 d696 4567 be50 89f8f804b764

TANGERANG, – Suara gemuruh disertai teriakan panik memecah pagi di SDN Kedung Dalam 2, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Atap sekolah ambruk akibat digempur hujan deras yang tak henti-hentinya mengguyur wilayah tersebut. Insiden yang terjadi pada Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 09.30 WIB itu sontak membuat para siswa dan guru terkejut.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, dengan sigap langsung meninjau lokasi kejadian bersama Kepala Dinas Pendidikan dan jajaran terkait. Kepedulian dan respon cepat pemerintah daerah ini memberikan sedikit rasa lega di tengah kepanikan yang melanda.

“Sebagai informasi, SDN Kedung Dalam 2 telah masuk dalam daftar rencana rehabilitasi bangunan sekolah yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025. Proses perbaikan fisik telah direncanakan sebelumnya, sebagai bagian dari program pemeliharaan infrastruktur pendidikan,” ujar Bupati Maesyal di lokasi, Rabu (13/2025).

Rupanya, ambruknya atap sekolah ini bukan tanpa sebab. Hujan deras yang terus menerus mengguyur selama tiga hari menjadi biang keladi.

“Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut mengalami hujan angin selama tiga hari berturut-turut, yang menyebabkan struktur bangunan mengalami penurunan kekuatan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kabupaten Tangerang Rayakan HUT ke-393: Momentum Refleksi dan Pengabdian

Pemkab Tangerang tidak tinggal diam. Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang langsung menerjunkan tim teknis untuk memeriksa kondisi bangunan secara menyeluruh. Selain itu, upaya menggandeng pihak swasta melalui program CSR juga dilakukan untuk mempercepat pembangunan kembali gedung sekolah yang rusak.

“Langkah-langkah penanganan selanjutnya akan dilakukan sesuai hasil evaluasi teknis. Kita semua berharap pembangunan kembali SDN Kedung Dalam 2 ini benar-benar sesuai dengan hasil evaluasi dan segera dapat dilaksanakan agar anak-anak ini dapat kembali sekolah dengan nyaman dan aman,” imbuhnya.

Prioritas utama saat ini adalah keselamatan dan kenyamanan para siswa. Dinas Pendidikan dan pihak sekolah telah mengambil langkah cepat dengan memindahkan kegiatan belajar mengajar ke ruang lain yang aman dan layak digunakan. Sementara itu, siswa yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih Tangerang untuk mendapatkan penanganan medis yang memadai.

“Alhamdulillah langsung ditangani oleh para dokternya yang ada di ruang emergency, langsung diinfus dan nanti akan didiagnosa selama beberapa waktu di sini. Walaupun menurut dokter harus dirawat dulu nanti orang tuanya juga sudah di sini dan gurunya juga hadir di sini mendampingi anak-anak,” jelasnya.

BACA JUGA:  Demokrasi Diuji: Situs Media Kritis Porosdemokrasi.com Diserang, Kebebasan Pers Dipertanyakan

Bupati Maesyal juga berpesan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan perawatan terbaik bagi para korban. Ia juga meminta para orang tua untuk bersabar dan menyerahkan sepenuhnya perawatan kepada tim medis.

“Jadi kami dari pemda sengaja mengunjungi melihat secara langsung perkembangannya di sini nanti mereka dirawat di sini tidak usah mikirin apa apa yang penting mereka bisa dirawat bisa di scan mendapatkan hasilnya,” imbaunya.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Kewaspadaan terhadap kondisi bangunan sekolah, terutama di musim cuaca ekstrem, harus ditingkatkan. Pengecekan rutin dan perawatan berkala menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kami mengapresiasi respons cepat dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar, serta mengimbau semua satuan pendidikan untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya.(*)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *