Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Maksimalkan IKM, Kepsek Satap Pulau Teupah Boyong Guru KP Ikuti Bimtek dan Studi Banding ke Banda Aceh

Maksimalkan IKM, Kepsek Satap Pulau Teupah Boyong Guru KP Ikuti Bimtek dan Studi Banding ke Banda Aceh
Kepala LPMP Aceh, Muhamad Anis, membuka acara Bimtek Guru Sekolah Satap Pulau Teupah, Sabtu (5/8/2023) di Gedung BPMP Niron Aceh Besar. (Foto: Istimewa).

BANDA ACEH – Sekolah Satu atap Pulau Teupah, kabupaten Simeulue sebagai pelaksana sekolah penggerak angkatan II berupaya secara terus menerus meningkatan Implementasi Kurikulum merdeka (IKM) dengan memaksimalkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para guru yang mengajar di sekolah.

Hal ini sesuai dengan petunjuk teknis tentang sekolah penggerak, Kepmendikbud nomor: 162/M/2021 dan Kepmendikbud Nomor 56 Tahun 2022 tentang pedoman penerapan kurikulum merdeka.

Kepala sekolah SDN SMP Satap Pulau Teupah, Safii, S.Pd mengatakan, Ia membawa guru KP (Komite pembelajaran) sebanyak 11 orang terdiri atas guru SD dan guru SMP untuk mengikuti Bimbingan teknis (Bimtek) mandiri ke Banda Aceh selama 3 hari dan di akhir kegiatan melakukan kunjungan study banding ke salahsatu sekolah penggerak angkatan I, yaitu SD Negeri 24 Kota Banda Aceh yang telah berhasil menerapkan implementasi kurikulum merdeka

BACA JUGA:  UDI Resmi Beroperasi, Buka Pendaftaran dan Tawarkan 100 Beasiswa untuk Putra-Putri Aceh

“Harapan saya setelah mengikuti kegiatan ini, Kwalitas SDM para guru Komite pembelajaran meningkat dan bisa menular iklim kemajuan tersebut di sekolah Pulau Teupah yang merupakan sekolah wilayah khusus di Kabupaten Simeulue,” imbuh Safii yang juga Koordinator sekolah penggerak Kabupaten Simeulue ini melalui keterangan persnya yang diterima hariandaerah.com, Selasa (8/8/2023).

Kegiatan Bimtek yang didukung juga Kadisdik Simeulue ini,  dibuka langsung oleh Kepala BPMP Propinsi Aceh, Muhamad Anis dengan Narasumber kegiatan Widyaparada (WP) dari BPMP Aceh serta Fasilitator sekolah penggerak ( FSP), di samping itu kegiatan yang ditutup dengan study banding ini juga di dampingi Ketua PGRI Aceh, Al Munzir, M.Si dan Fasiliator sekolah penggerak, Yuswandi, M.Ag ketika berkunjung ke salahsatu sekolah.

BACA JUGA:  Seorang Warga Bener Meriah Diamankan Satreskoba Polres Bener Meriah

IMG 20230808

IMG 20230808

IMG 20230808

“Alhamdulillah bersyukur diakhir  kegiatan bisa langsung bersama dan di dampingi Ketua PGRI propinsi Aceh yang sangat peduli dengan guru terutama sekolah wilayah khusus,” pungkas Safii yang pernah memperoleh sertifikat pendidik/sertifikasi tanpa tes ini.

Ia menjelaskan, pihaknya ingin memboyong semua guru di sekolah Ia pimpin yang berjumlah 19 orang untuk ikut Bimtek dan study banding ini, cuma hanya 11 orang yang bisa ikut agar lainnya bisa melaksanakan Proses belajar mengajar ( PBM) di sekolah dan sekolah tetap aktif.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *